Saham ZATA Meroket, Sentimen Kebijakan Tekstil Jadi Katalis

 

Saham ZATA Meroket, Sentimen Kebijakan Tekstil Jadi Katalis

Saham PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA), emiten busana muslim pemilik merek Elzatta, mengalami lonjakan harga signifikan mencapai Auto Reject Atas (ARA) pada 19 Januari 2026, naik 33,33% menjadi Rp108 per saham. Kenaikan ini melambungkan kapitalisasi pasarnya ke sekitar Rp917 miliar, didukung kinerja keuangan kuartal III-2025 dengan pendapatan Rp32,73 miliar (naik 14,81% YoY).

Katalis Utama

Sentimen positif datang dari rencana pemerintah membentuk BUMN baru sektor tekstil melalui Danantara dengan suntikan US$6 miliar (Rp101 triliun), disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Kebijakan ini dianggap game changer bagi industri tekstil nasional, memicu minat investor pada emiten seperti ZATA.

Performa Jangka Panjang

Saham ZATA Meroket, Sentimen Kebijakan Tekstil Jadi Katalis
(Foto Saham ZATA dari Google Finansial)
Dalam enam bulan terakhir, saham ZATA meroket lebih dari 1.000% hingga 1.066%, dari level Rp9 per saham, dengan pola akumulasi terlihat di orderbook. Pemegang saham utama adalah Asep Sulaeman Sabanda via PT Lembur Sadaya Investama.

Risiko yang Perlu Diwaspadai

Meski menggairahkan, rasio P/E ZATA berada di level tinggi sekitar 511 kali, menandakan valuasi premium yang berisiko koreksi. Sektor tekstil lain seperti BELL dan ESTI juga ikut ARA, menunjukkan euforia pasar luas.

Next Post Previous Post