Target Harga Saham ADRO Januari 2026: Dari Rp1.900 ke Resistance 2.400
Saham ADRO menunjukkan potensi penguatan harga dari level Rp1.900 menuju resistance Rp2.400 pada Januari 2026, didorong oleh sentimen dividen interim jumbo.
Harga saham ADRO saat ini berkisar Rp1.900-Rp2.000, dengan penutupan terbaru di Rp1.900 setelah kenaikan 4,68% pada Desember 2025. Data historis menunjukkan fluktuasi ringan di awal Januari 2026, seperti Rp1.810 pada 2 Januari dan Rp1.825 pada 5 Januari.
Target dan Resistance
| (Foto Saham ADRO dari Google Finansial) |
Faktor Pendorong
Dividen interim US$250 juta (Rp125-130/saham) akan dibayar awal 2026, yielding 6-7% pada harga Rp1.900-Rp2.000, melebihi deposito dan obligasi ritel. Sentimen ini tarik investor dividen, dengan support di Rp1.840-1.965.
Secara tahunan, ADRO terkoreksi 25% hingga akhir 2025, dengan volatilitas dari komoditas batubara. Payout ratio moderat ke depan dan fluktuasi harga bisa batasi upside.

