Update Harga Bitcoin dan Solana di $91.646, Selasa 13 Januari 2026

 

Update Harga Bitcoin dan Solana di $91.646, Selasa 13 Januari 2026
(Foto Harga Bitcoin dari Coinmarketcap)

Harga Bitcoin saat ini berada di kisaran $91.646 dan Solana di level kompetitif sekitar $141 pada Selasa, 13 Januari 2026 pukul 1:55 WIB, mencerminkan momentum positif di pasar kripto global.

Bitcoin (BTC) tercatat pada $91.642,74 dengan kenaikan 0,87% dalam 24 jam terakhir, didukung volume perdagangan mencapai $721 juta dan market cap $1,83 triliun. 

Rentang pergerakan harian menunjukkan low $90.113,52 hingga high $92.340,87, menandakan volatilitas moderat di tengah sentimen bullish. Solana (SOL) mencapai $141,12, naik 1,18% dalam periode sama, dengan market cap $79,6 miliar dan volume $148 juta yang menyoroti aktivitas DeFi serta ekosistemnya yang berkembang pesat.

Tren Mingguan dan Perbandingan

Update Harga Bitcoin dan Solana di $91.646, Selasa 13 Januari 2026
(Foto Harga Solana dari Coinmarketcap)
Dalam seminggu terakhir, BTC naik 3,2% dari level $88.900-an pada Minggu lalu ($90.344), sementara SOL rebound 5,1% dari $134, menunjukkan ketahanan terhadap tekanan pasar. 

Dibandingkan aset lain, BTC mendominasi 57% market share kripto global, sedangkan SOL unggul di sektor layer-1 dengan TVL (Total Value Locked) ekosistemnya melebihi $10 miliar. Faktor pendorong termasuk adopsi ETF Bitcoin baru dan upgrade Solana Firedancer yang meningkatkan throughput hingga 1 juta TPS.

Analisis Teknis Mendalam

BTC bertahan di atas support kunci $90.000 dan moving average 50-hari ($89.509), dengan resistance berikutnya di $95.000 jika CPI AS hari ini lebih rendah dari ekspektasi 2,5%. 

Indikator RSI BTC di 58 (netral-bullish) dan MACD menunjukkan crossover positif, sinyal potensi rally ke $100.000 dalam bulan ini. Untuk SOL, level support $138 kuat dengan low harian $138,89, sementara high $143,71 menguji EMA 20-hari ($140); pola ascending triangle menjanjikan breakout ke $160 jika volume bertahan.

Faktor Penggerak Pasar

Agenda Januari 2026 seperti rilis data inflasi AS pukul 20:30 WIB hari ini berpotensi memicu volatilitas, dengan Bitcoin sensitif terhadap kebijakan Fed di bawah pengaruh pemerintahan Trump yang pro-kripto. 

Selain itu, halving efek sisa 2024 dan aliran masuk $2 miliar ke ETF SOL mendorong optimisme, meski risiko dari regulasi SEC tetap ada. Di Indonesia, kebijakan OJK yang lebih ramah kripto sejak 2025 mendukung akses mudah via BRImo atau DANA untuk pembelian harian.

Next Post Previous Post