Update Harga Bitcoin dan Solana di $90.581, Senin 12 Januari 2026


Update Harga Bitcoin dan Solana di $90.581, Senin 12 Januari 2026
(Foto Harga Bitcoin dari Coinmarketcap)
Harga Bitcoin dan Solana saat ini stabil di sekitar $90.581 USD untuk Bitcoin dan $138,50 USD untuk Solana pada Senin, 12 Januari 2026 pukul 05:48 WIB, mencerminkan tren sideways dengan potensi kenaikan jangka pendek.

Detail Harga Terkini

Update Harga Bitcoin dan Solana di $90.581, Senin 12 Januari 2026
(Foto Harga Solana dari Coinmarketcap)
Bitcoin (BTC) diperdagangkan pada kisaran $90.568–$90.581 USD, naik tipis 0,20% dalam 24 jam terakhir dari level $90.385 kemarin. Volume perdagangan mencapai miliaran dolar dengan market cap $1,79 triliun USD, didukung dominasi 56% di pasar kripto global. Solana (SOL) menguat lebih kuat di $138,36–$138,50 USD, naik 1,94% atau sekitar $2,63, berkat aktivitas DeFi dan NFT di ekosistemnya.

Pergerakan Harian dan Mingguan

Kedua aset menunjukkan pola sideways sejak akhir pekan, dengan Bitcoin sempat menyentuh high $91.058 dan low $90.311 hari ini. Minggu lalu, BTC turun dari $91.315 (5 Januari) ke $90.344 (11 Januari), sementara SOL rebound dari $135 ke level saat ini. Faktor pendorong termasuk prediksi analis soal konsolidasi bulanan untuk BTC dan potensi breakout SOL di Januari.

Konversi ke Rupiah (IDR)

Dengan kurs USD/IDR Rp16.800 per $1, Bitcoin bernilai sekitar Rp1.521.960.800 per koin, sedangkan Solana Rp2.324.800 per koin. Ini membuat SOL lebih aksesibel bagi investor retail Indonesia via platform seperti Indodax, di mana biaya transaksi rendah dan likuiditas tinggi.

Aset

Harga USD

Perubahan 24h

Market Cap USD

Ekivalen IDR (Rp)

Bitcoin

$90.581

+0,20%

$1,79T

Rp1,52Miliar

Solana

$138,50

+1,94%

$64,5Miliar

Rp2,32Juta


Analisis dan Prospek

Pasar kripto hari ini dipengaruhi sentimen global pasca-reeleksi Trump, dengan BTC bertahan di atas support $90K dan SOL didukung upgrade jaringan. Pantau resistance BTC $92K dan SOL $145 untuk sinyal bullish; sideways berpotensi berlanjut hingga FOMC minggu depan. Investor Indonesia disarankan diversifikasi via stablecoin untuk lindungi dari volatilitas rupiah.
Next Post Previous Post