Update Harga Mobil Tesla di Indonesia, Cek Harganya
Harga mobil Tesla di Indonesia terus menjadi sorotan di awal 2026, meskipun masih didistribusikan melalui importir umum (IU) tanpa kehadiran resmi pabrik Tesla. Estimasi harga bervariasi berdasarkan model, varian, biaya impor, pajak, dan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Daftar Harga Terkini
Berikut estimasi harga on-the-road (OTR) untuk model Tesla populer di Indonesia per akhir 2025-awal 2026, yang kemungkinan stabil tanpa pengumuman perubahan signifikan:
|
Model |
Varian |
Estimasi Harga (Rp) |
|
Tesla Model 3 |
Standard Range Plus |
1,5 miliar |
|
Tesla Model 3 |
Long Range/Performance |
2-2,7 miliar |
|
Tesla Model Y |
Long Range/Performance |
1,7-2,2 miliar |
|
Tesla Model S |
P85D/P100D/Plaid |
2,2-4,5 miliar |
|
Tesla Model X |
Long Range/Plaid |
3-4,5 miliar |
|
Tesla Cybertruck |
Standard/Long Range |
1,7-2,8 miliar |
Harga ini lebih tinggi dibandingkan AS karena biaya CBU (completely built-up), pajak kendaraan bermotor (PKB) sekitar Rp22-30 juta per tahun, dan BBNKB.
Faktor Pengaruh Harga
Kenaikan harga Tesla di Indonesia dipicu impor, pajak progresif untuk mobil mewah, serta nilai tukar rupiah. Belum ada Supercharger resmi luas, meski jaringan pihak ketiga berkembang di kota besar seperti Jakarta dan Surabaya.
Model Unggulan dan Fitur
Model 3 & Y: Paling terjangkau, jarak tempuh hingga 500 km, cocok untuk urban mobility dengan Autopilot.
Model S & X: Mewah dengan akselerasi 0-100 km/jam di bawah 3 detik, pintu Falcon Wing pada X.
Tesla baru saja rilis varian murah Model 3 (Rp600 jutaan) dan Y (Rp650 jutaan) di AS pada 2025, tapi di Indonesia masih sekitar 1,5 miliar ke atas akibat impor.
Untuk pembelian terkini, cek importir umum di situs seperti Mobil123 atau hubungi dealer khusus EV di Indonesia.

