Update Skema KUR BCA 2026: Tanpa Batas Penarikan Ulang, Syarat & Cara Ajukan
Pemerintah Indonesia melalui arahan Presiden telah merevisi skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) mulai Januari 2026, menghapus batasan penarikan ulang dan menetapkan bunga tetap 6% flat untuk semua pengajuan, termasuk bagi yang pernah mengambil KUR sebelumnya.
Kebijakan ini bertujuan mempercepat pemulihan UMKM pasca-pandemi dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional hingga target 8% dengan plafon penyaluran KUR mencapai Rp558 triliun pada 2026. BCA sebagai salah satu bank penyalur utama (banking mitra pemerintah) sedang mengkaji dan menyesuaikan sistemnya untuk menerapkan perubahan ini, fokus pada sektor produksi, perdagangan, dan jasa.
Detail Perubahan Skema
Tanpa Batas Penarikan Ulang: Berbeda dari skema 2025 yang membatasi 2-4 kali pengambilan dengan bunga progresif naik hingga 9%, KUR 2026 memungkinkan pengajuan berulang tanpa batas selama usaha tetap produktif dan memenuhi prinsip 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition).
Bunga Fixed 6%: Berlaku efektif per tahun untuk semua kategori (super mikro, mikro, kecil, ritel), lebih rendah dari suku bunga komersial, dengan subsidi pemerintah menjamin aksesibilitas.
Plafon Pinjaman: Super Mikro hingga Rp10 juta; Mikro Rp10-50 juta (tanpa agunan); Kecil Rp50 juta-Rp500 juta; Ritel hingga Rp1 miliar untuk usaha lebih mapan.
Perubahan ini juga mencakup pelonggaran bagi yang pernah ambil pinjaman komersial, asal tidak bermasalah di SLIK OJK.
Syarat Lengkap Pengajuan
Pengajuan KUR BCA 2026 terbuka untuk WNI usia 21-60 tahun dengan usaha minimal berjalan 6 bulan (atau 3 bulan untuk sektor prioritas seperti makanan/minuman).
Dokumen Wajib: KTP/SIM, KK, NPWP (untuk >Rp50 juta), surat keterangan usaha dari kelurahan/desa, laporan omzet 6 bulan terakhir, rekening koran 3-6 bulan.
Kriteria Usaha: Omzet mikro <Rp3 miliar/tahun, tidak sedang dalam kredit macet (SLIK 5 kolektibilitas), usaha halal/produktif (bukan spekulatif seperti judi).
Tanpa Agunan: Untuk plafon <Rp50 juta, cukup jaminan BPI-KUR; >Rp50 juta butuh agunan tambahan seperti BPKB/Sertifikat.
Bank akan lakukan verifikasi lapangan untuk memastikan kelayakan.
Langkah demi Langkah Cara Ajukan di BCA
Persiapan: Kumpulkan dokumen, hitung kebutuhan modal kerja/investasi, cek riwayat kredit via OJK (slikojk.id).
Pengajuan: Datang ke cabang BCA terdekat dengan unit usaha, isi formulir KUR, atau mulai via BCA Mobile app (jika fitur sudah live) atau website bca.co.id.
Proses Analisis: Petugas lakukan survey usaha (1-3 hari), analisis kredit (5-7 hari), dapat persetujuan sementara.
Penandatanganan: Tanda tangan akad kredit, bayar biaya admin (kurang dari 1%), pencairan ke rekening BCA dalam 7-14 hari total.
Cicilan: Mulai bulan berikutnya via autodebet BCA Mobile, tenor hingga 5 tahun.
Tips: Ajukan pagi hari di hari kerja, bawa data keuangan akurat untuk approval cepat hingga Rp100 juta cair instan.
Keuntungan dan Risiko
Keuntungan: Modal murah tanpa batas ulang membantu skalabilitas UMKM, bunga tetap kurangi beban bunga bergulir, integrasi digital percepat proses. BCA tawarkan pendampingan bisnis via program edukasi keuangan gratis.
Risiko: Keterlambatan cicilan tetap catat buruk di SLIK, blokir akses kredit masa depan; pastikan cashflow usaha kuat. Pantau update regulasi via situs OJK atau BCA karena implementasi BCA mungkin bertahap. Informasi selengkapnya, dapat mengunjungi ww.bca.co.id/id/bisnis/produk/pinjaman-bisnis/Kredit-Usaha-Rakyat.

