Waspada! IHSG Ambruk ke 8.944,60 Jelang Penutupan Senin 26 Januari 2026
| (Foto IHSG dari Google Finansial) |
Posisi ini menunjukkan tekanan jual menjelang akhir perdagangan, dengan kisaran harian antara 8.923,53 (terendah) hingga 9.058,05 (tertinggi), sementara pembukaan berada di 8.967,73.
Penurunan IHSG dipicu oleh sentimen negatif dari pelemahan sepekan sebelumnya sebesar 1,37% hingga level 8.951, termasuk aksi net sell asing mencapai Rp1,33 triliun dan profit taking setelah kenaikan sebelumnya.
Analis memprediksi pelemahan lebih lanjut di kisaran 8.800-9.000 untuk hari itu, seiring ketidakpastian global seperti emas mencapai rekor tinggi yang menekan saham.
Performa Teknikal
IHSG berada di atas rata-rata gerak 50 hari (8.677,39) dan 200 hari (7.722,24), tapi mendekati level psikologis 9.000 yang rawan koreksi.
Volatilitas harian tinggi mencerminkan ekspektasi pasar terhadap kebijakan The Fed dan kondisi rupiah yang lemah.
Outlook Jangka Pendek
Prediksi menunjukkan potensi stabilisasi di support 8.800-8.900 jika tekanan jual berlanjut, dengan resistance di 9.000.
Investor disarankan waspada terhadap saham-saham siklikal dan fokus ke sektor defensif seperti konsumer atau energi.

