10 Emiten Free Float Kecil Paling Diburu Investor RI di 2026

10 Emiten Free Float Kecil Paling Diburu Investor RI di 2026

Emiten dengan free float kecil memang menjadi magnet bagi investor ritel Indonesia di awal 2026, karena sifatnya yang volatil dan potensi cuan cepat. Artikel ini menguraikan secara mendalam daftar 10 emiten terfavorit berdasarkan data transaksi aktif hingga 3 Februari 2026, beserta analisis alasan, risiko, dan prospek ke depan.

Pengertian Free Float dan Mengapa Diburu

Free float adalah porsi saham perusahaan yang beredar bebas di pasar, tidak dikendalikan pemegang saham pengendali. Emiten dengan free float di bawah 15% sering diburu investor ritel (RI) karena likuiditas rendah memicu pergerakan harga ekstrem—naik tajam saat beli ramai, turun dalam saat panic selling. 

Di 2026, faktor pemicu utama adalah antisipasi regulasi OJK yang menaikkan batas minimum free float jadi 15% mulai Februari-Maret, memaksa emiten lakukan rights issue atau penawaran umum tambahan—ini sering jadi katalis harga.

Data dari IndoPremier menunjukkan transaksi RI mendominasi 6 bulan terakhir (Juli 2025–Februari 2026), dengan total turnover harian mencapai miliaran rupiah per saham. Fenomena ini mirip "saham gocap" era 2021, tapi kali ini lebih terstruktur karena sentimen regulasi.

Daftar Lengkap 10 Emiten Favorit

Berikut daftar lengkap berdasarkan volume transaksi RI tertinggi, termasuk free float terkini, kinerja harga 6 bulan, dan sektor usaha utama. Tabel ini diambil dari laporan CNBC Indonesia dan IndoPremier per 3 Februari 2026.

No

Kode

Nama Emiten

Free Float (%)

Kinerja 6 Bulan (%)

Sektor Utama

Turnover Harian RI (Rp M)

1

ESTI

PT Ever Shine Textile Industry Tbk

8.49

+517.65

Tekstil & Garmen

45.2

2

PDKT

PT Pradiksi Gunatama Tbk

7.62

+459.65

Konstruksi & Properti

38.7

3

KAR

PT Jhonlin Agro Raya Tbk

11.67

+247.06

Agribisnis & Sawit

29.1

4

PANI

PT Panca Anugrah Wisesa Tbk

14.14

+185.52

Energi & Batubara

25.4

5

LINK

PT Link Net Tbk

7.50

+5.57

Telekomunikasi

22.8

6

BREN

PT Barito Renewables Energy Tbk

12.30

+3.83

Energi Terbarukan

19.6

7

GLKR

PT Intra Golflink Resorts Tbk

10.01

+2.83

Pariwisata & Properti

17.2

8

KAYU

PT Cahaya Bintang Medan Tbk

12.73

-11.89

Kehutanan & Kayu

15.9

9

CDIA

PT Chandra Daya Investasi Tbk

9.97

-37.27

Investasi & Holding

14.3

10

ASPI

PT Chandra Asri Pacific Tbk

10.66

-38.27

Petrokimia & Plastik

12.1


Catatan: Kinerja positif didominasi saham small cap seperti ESTI dan PDKT, yang naik ratusan persen berkat spekulasi rights issue. Sementara saham blue chip seperti ASPI justru terkoreksi karena sentimen regulasi.

Next Post Previous Post