"Alhamdulillah Naik Kelas": Kisah Ketua Kelompok Mekaar Berhasil Berkat Holding Ultra Mikro BRI-PNM
"Alhamdulillah Naik Kelas" mengisahkan kesuksesan Kresnawati, ketua kelompok PNM Mekaar dari Indramayu, yang usahanya berkembang berkat ekosistem Holding Ultra Mikro BRI-PNM. Kisah ini menonjolkan bagaimana program ini memberdayakan perempuan prasejahtera untuk naik kelas secara ekonomi.
Baca Juga: Pinjaman KUR BRI 2026: Panduan Lengkap Syarat dan Tabel Cicilan Terbaru
Latar Belakang Kresnawati
Kresnawati memulai warung kelontong di depan rumah dengan pembiayaan awal dari PNM Mekaar, menghasilkan pendapatan tambahan bagi keluarganya. Anaknya yang berkebutuhan khusus memerlukan perhatian ekstra, sehingga ia bersyukur bisa berbisnis tanpa meninggalkan rumah, ungkapnya dengan kalimat "Alhamdulillah". Kini, ia juga menjadi Agen BRILink Mekaar, melayani transaksi seperti bayar tagihan, tarik tunai, dan transfer.
Peran Holding Ultra Mikro
Sinergi BRI, PNM, dan Pegadaian memungkinkan nasabah Mekaar naik ke pembiayaan lebih besar setelah lunas kredit awal. Lebih dari 2,5 juta nasabah telah naik kelas sejak 2021, termasuk 430.000+ agen BRILink. Program seperti Dana Lingkaar menyediakan pinjaman Rp1-5 juta untuk agen baru.
Dampak Lebih Luas
|
Aspek |
Pencapaian |
Contoh Nasabah Lain |
|
Naik Kelas |
1,84 juta nasabah (2024) |
Roeti (multi-usaha), Sudiah (ekspansi Lampung) |
|
Pemberdayaan |
Perempuan prasejahtera jadi pengusaha UMKM |
Intan Nurmala (jualan minuman + agen) |
|
Ekonomi |
Pendapatan melonjak, apresiasi Kemenko PMK |
Pengrajin Lombok di INACRAFT |

