Analisis Harga Emas Dunia Senin 9 Februari: Naik Tipis +0,36%, Prospek Jangka Panjang Positif
Harga emas dunia pada Senin, 9 Februari 2026, memang menunjukkan kenaikan tipis sebesar +0,36%, mencerminkan tren volatilitas harian yang terkendali di tengah sentimen positif pasar global. Kenaikan ini membawa harga spot ke kisaran US$4.966 per ons, didukung oleh pelemahan dolar AS dan ekspektasi pelonggaran suku bunga.
Analis global seperti Commerzbank, Standard Chartered, dan Morgan Stanley memproyeksikan harga emas dunia bisa tembus US$4.400–4.800 per ons pada 2026, bahkan hingga US$5.000 dalam skenario optimistis.
Faktor Pendorong Harian
Permintaan bank sentral global tetap kuat, mendorong harga emas bertahan di level tinggi.
Volatilitas tinggi dalam beberapa hari terakhir, tapi tren bullish jangka pendek terjaga.
Kenaikan harian rata-rata Rp235.000 per gram di pasar domestik, meski fluktuatif.
Prospek Jangka Panjang
| (Foto Harga Emas Dunia dari TradingView) |
Di pasar rupiah, dengan kurs Rp16.500–16.900, harga berpotensi mencapai Rp2,46–2,9 juta per gram, didorong permintaan investor dan ketidakpastian ekonomi. Deutsche Bank bahkan merevisi target ke US$4.450 per ons, berkat arus investasi solid.

