Atasi Kelangkaan Layar, PFN Siapkan 'Sinewara' Sebagai Bioskop Milik Negara Pertama
PT Produksi Film Negara (PFN) berencana membangun bioskop milik negara pertama bernama Sinewara untuk mengatasi keterbatasan layar bioskop di Indonesia.
Proyek ini diumumkan oleh Direktur Utama PFN, Riefian Fajarsyah (Ifan Seventeen), dalam rapat dengan Komisi X DPR RI pada 2 Februari 2026.
Lokasi dan Tujuan
Sinewara akan dibangun di kawasan kantor PFN, Jalan Otista Raya, Jatinegara, Jakarta Timur.
Inisiatif ini menjadi pilot project untuk mendorong daerah lain mengembangkan bioskop negara melalui kemitraan sebagai shareholder.
Tujuannya menambah jumlah layar, karena saat ini Indonesia hanya punya sekitar 505 bioskop dengan 2.401 layar, jauh di bawah ideal 10.000-20.000 layar seperti di India, China, atau AS.
Latar Belakang PFN
PFN didirikan sejak 1949 sebagai pelopor industri film Indonesia, dulunya dari Java Pacific Film era kolonial.
Baru-baru ini, statusnya diubah menjadi persero pada 2023 untuk mendukung pembiayaan dan ekosistem film nasional.
Sinewara diharapkan jadi "rumah aman" bagi film-film karya anak bangsa.

