Bank Indonesia Mencatat Pertumbuhan Kredit 9,96% pada Januari 2026

Bank Indonesia Mencatat Pertumbuhan Kredit 9,96% pada Januari 2026

Bank Indonesia (BI) melaporkan pertumbuhan kredit perbankan mencapai 9,96% secara year-on-year (yoy) pada Januari 2026, naik dari 9,69% yoy di Desember 2025. Angka ini menunjukkan akselerasi positif di awal tahun, didorong oleh berbagai segmen kredit.

Penopang Pertumbuhan Kredit

Pertumbuhan tertinggi datang dari kredit investasi sebesar 22,38% yoy, sementara kredit modal kerja naik 4,13% yoy dan kredit konsumsi tumbuh 6,58% yoy. Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan, peningkatan ini didukung oleh aktivitas ekonomi yang membaik, pelonggaran kebijakan moneter serta makroprudensial BI, dan program prioritas pemerintah.

Kondisi Penawaran dan Permintaan

Dari sisi permintaan, undisbursed loan mencapai Rp2.506,47 triliun atau 22,65% dari total plafon kredit, menandakan ruang besar untuk ekspansi. Sisi penawaran kuat dengan rasio AL/DPK 27,54%, DPK tumbuh 13,48% yoy, dan standar lending yang semakin longgar meski masih ketat di kredit konsumsi serta UMKM akibat risiko tinggi.

Proyeksi dan Koordinasi BI

BI memproyeksikan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 berada di kisaran 8%-12%. Perry menekankan penguatan kredit untuk dukung ekonomi melalui koordinasi dengan pemerintah dan KSSK, termasuk perbaikan struktur suku bunga. Ketahanan perbankan terjaga dengan CAR 25,89% per Desember 2025.

Previous Post