BEI Cabut Suspensi 5 Saham Usai Lunasi Pembayaran Listing Fee 2026
BEI baru saja mencabut suspensi perdagangan untuk 5 saham setelah emiten terkait melunasi tunggakan Biaya Pencatatan Tahunan (Annual Listing Fee) tahun 2026.
Langkah ini diumumkan pada 18 Februari 2026 dan mulai berlaku pada perdagangan hari ini, Kamis 19 Februari 2026 pukul 09:00 WIB. Pencabutan suspensi ini merupakan respons cepat dari BEI terhadap kepatuhan emiten pasca-batas akhir pembayaran yang ditetapkan 14 Februari 2026.
Detail Saham yang Dicabut Suspensinya
Kelima saham ini berasal dari berbagai papan perdagangan, dengan masing-masing dijadwalkan kembali aktif pada sesi atau mekanisme tertentu. Berikut daftar lengkapnya beserta nama perusahaan, papan perdagangan, dan jadwal perdagangan ulang:
|
Kode Saham |
Nama Perusahaan |
Papan Perdagangan |
Jadwal Perdagangan Ulang |
|
CLAY |
PT Citra Putra Realty Tbk |
Pengembangan (pra-pembukaan) |
Sesi pra-pembukaan |
|
GTBO |
PT Garda Tujuh Buana Tbk |
Pengembangan (pra-pembukaan) |
Sesi pra-pembukaan |
|
MGLV |
PT Panca Anugrah Wisesa Tbk |
Akselerasi |
Sesi I (09:00 WIB) |
|
SAGE |
PT Saptausaha Gemilangindah Tbk |
Pemantauan Khusus |
Sesi I PCA (09:00 WIB) |
|
SHID |
PT Hotel Sahid Jaya International Tbk |
Pengembangan (pra-pembukaan) |
Sesi pra-pembukaan |
Emiten-emiten ini sebelumnya termasuk dalam 50 saham yang disuspensi BEI karena belum melunasi listing fee, sebagaimana diatur dalam Pengumuman No. Peng-UPT-00002/BEI.PLP/02-2026 tanggal 17 Februari 2026.
Latar Belakang Suspensi Massal
Suspensi massal terhadap 50 emiten dilakukan BEI mulai 19 Februari 2026 pagi karena keterlambatan pembayaran biaya pencatatan tahunan 2026.
Biaya ini merupakan iuran wajib yang harus dibayar emiten untuk mempertahankan status listing di BEI, mencakup hak pencatatan efek dan akses pasar modal.
Batas akhir pembayaran adalah 14 Februari 2026, dan ketidakpatuhan berujung pada penghentian sementara perdagangan untuk menjaga integritas pasar. Dari 50 emiten tersebut, 11 di antaranya adalah emiten baru yang baru listing tahun lalu, sementara sisanya emiten lama dengan riwayat tunggakan serupa di masa sebelumnya.
Pergerakan Harga Awal Pasca-Pencabutan
| (Foto Saham MGLV dari Google Finansial) |
Implikasi bagi Investor dan Pasar
Pencabutan suspensi ini menandakan komitmen BEI dalam mendorong kepatuhan regulasi sambil memberikan kesempatan kedua bagi emiten.
Bagi investor ritel seperti Anda yang aktif mengikuti pasar saham Indonesia, peluang trading jangka pendek muncul pada saham volatil seperti MGLV atau SAGE, meski disertai risiko tinggi akibat potensi ARA berulang.
Secara lebih luas, kasus ini menyoroti pentingnya manajemen tunggakan listing fee di tengah tekanan ekonomi digital 2026, di mana banyak emiten sektor pengembangan dan properti seperti CLAY, GTBO, serta SHID menghadapi tantangan likuiditas. Pantau update BEI untuk daftar emiten lain yang mungkin menyusul lunasi tunggakan dalam waktu dekat.

