Benarkah Buka Kemasan Emas Bisa Kurangi Nilai Jual? Ini Kata Pegadaian
| (Foto Emas Antam Viral melalui Thread) |
Banyak investor emas di Indonesia bertanya-tanya apakah membuka kemasan emas batangan akan menurunkan nilai jualnya saat dijual kembali ke Pegadaian atau tempat lain.
Menurut penjelasan resmi dari Pegadaian, hal ini tidak selalu benar dan bergantung pada jenis kemasan serta kondisi sertifikatnya, sehingga mitos ini perlu diklarifikasi untuk menghindari kerugian.
Latar Belakang Mitos Ini
Mitos bahwa membuka kemasan emas otomatis mengurangi nilai jual muncul dari kekhawatiran soal keaslian dan integritas produk. Emas batangan seperti ANTAM biasanya dijual dalam kemasan khusus yang berfungsi sebagai pelindung dan bukti autentikasi.
Saat kemasan dibuka, pembeli potensial seperti toko emas atau Pegadaian mungkin curiga adanya manipulasi, sehingga menawar harga lebih rendah. Namun, Pegadaian sebagai lembaga resmi punya standar verifikasi sendiri yang lebih ketat.
Penjelasan Resmi Pegadaian
Asisten Manajer 1 Pegadaian Area Surakarta, Rieka Puspita Ningrum, menegaskan bahwa membuka kemasan tidak secara langsung mengurangi nilai jual emas. Untuk emas dengan kemasan lama (sebelum 2018), selama sertifikat fisik masih utuh dan asli, harga buyback tetap mengikuti harga pasar emas murni tanpa potongan tambahan akibat kemasan rusak.
Bagi kemasan baru jenis CertiCard—di mana sertifikat tercetak langsung pada kemasan mika transparan—kondisi kemasan memang lebih krusial. Jika kemasan rusak parah hingga sertifikat tidak terbaca, nilai jual bisa turun. Namun, jika hanya terkelupas atau retak ringan, Pegadaian tetap menerima dengan harga penuh karena mereka bisa verifikasi nomor seri dan keaslian melalui sistem.
Pegadaian menggunakan alat tes seperti XRF (X-Ray Fluorescence) untuk memastikan kemurnian emas 99,99%, sehingga faktor kemasan bukan penentu utama. Ini berbeda dengan toko emas swasta yang mungkin lebih konservatif.
Perbedaan Jenis Kemasan Emas ANTAM
Emas ANTAM punya dua varian kemasan utama:
Kemasan Klasik: Plastik mika tebal dengan sertifikat terpisah. Mudah dibuka tanpa merusak sertifikat, sehingga nilai jual aman 100% di Pegadaian.
CertiCard: Sertifikat terintegrasi di mika, dirancang anti-pemalsuan dengan hologram dan QR code. Membuka secara paksa bisa merusak tampilan, tapi Pegadaian tetap buyback asal nomor seri valid.
|
Jenis Kemasan |
Dampak Buka Kemasan |
Harga Buyback di
Pegadaian |
|
Lama (Pra-2018) |
Tidak berpengaruh jika sertifikat utuh |
Penuh (spread 2-3%) |
|
CertiCard |
Berpengaruh jika rusak parah |
Penuh jika verifikasi lolos |
Risiko di Luar Pegadaian
Meski Pegadaian fleksibel, menjual ke toko emas swasta bisa rugi hingga 5-10% jika kemasan terbuka. Toko sering khawatir emas sudah "dipakai" atau dicurigai palsu, sehingga potong harga lebih dalam. Contoh kasus: Emas 10 gram yang dibeli Rp12 juta bisa dijual hanya Rp10,5 juta di toko jika kemasan rusak.
Strategi Jual Emas Aman
Bawa sertifikat, KTP, dan bukti pembelian untuk harga optimal.
Pilih Pegadaian untuk spread rendah (beda harga beli-jual hanya 2-5 gram emas).
Jika tanpa surat, tetap bisa dijual tapi potongan 5-10% lebih tinggi.
Pantau harga emas harian via app Pegadaian Digital untuk timing terbaik.
Dengan penjelasan ini, investor bisa lebih tenang menyimpan emas tanpa takut kemasan. Prioritaskan kemasan utuh untuk kemudahan, tapi Pegadaian siap bantu verifikasi.

