Benchmark Suntikkan $225 Juta Khusus untuk Cerebras: Taruhan Besar di Perang Chip AI 2026
Latar Belakang Investasi
Benchmark sengaja membentuk dua kendaraan investasi bernama "Benchmark Infrastructure" karena dana reguler mereka dibatasi di bawah $450 juta, menunjukkan keyakinan luar biasa pada potensi Cerebras sebagai pesaing Nvidia di pasar infrastruktur AI yang sedang meledak.
Putaran Series H ini dipimpin Tiger Global, dengan Cerebras berbasis di Sunnyvale, California, yang kini bersiap untuk IPO pada kuartal kedua 2026. Sebelumnya, valuasi Cerebras berada di $8,1 miliar pada Oktober 2025, mencerminkan momentum pesat di industri chip AI.
Inovasi Teknologi Cerebras
Cerebras dikenal dengan Wafer Scale Engine (WSE), chip raksasa seukuran wafer silikon penuh berukuran 8,5 inci per sisi, mengandung 4 triliun transistor dan 900.000 core khusus untuk pemrosesan AI supercepat. Teknologi ini memungkinkan perhitungan AI jauh lebih efisien daripada kluster GPU tradisional, menjadikannya pilihan ideal untuk pelatihan model besar. Baru-baru ini, Cerebras menandatangani kesepakatan multi-tahun senilai lebih dari $10 miliar dengan OpenAI untuk menyediakan 750 megawatt daya komputasi hingga 2028, membantu respons AI yang lebih cepat.
Dampak di Pasar AI Global
Investasi ini memperkuat posisi Cerebras sebagai ancaman serius bagi Nvidia, pemimpin pasar, di tengah persaingan sengit untuk hardware AI yang lebih cepat dan hemat energi.
Dengan dukungan dari CEO OpenAI Sam Altman yang juga investor, Cerebras siap mendominasi sebelum debut publiknya, potensial mengubah lanskap data center AI. Bagi Indonesia, perkembangan ini relevan karena meningkatkan akses gadget berbasis AI seperti smartphone Xiaomi atau Samsung yang bergantung pada chip canggih serupa untuk fitur terbaru.

