BMKG: Cuaca Indonesia saat Ramadan 2026 Diprediksi Masih Didominasi Hujan

BMKG: Cuaca Indonesia saat Ramadan 2026 Diprediksi Masih Didominasi Hujan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca Indonesia selama Ramadan 1447 H/2026 masih didominasi hujan, meskipun intensitas ekstrem mulai melandai dari Februari ke Maret. Prakiraan ini mencakup periode awal puasa hingga Lebaran, dengan potensi hujan lebat di beberapa wilayah.

Prediksi Awal Ramadan

BMKG: Cuaca Indonesia saat Ramadan 2026 Diprediksi Masih Didominasi Hujan
(Foto Cuaca Jakarta dari BMKG)
Pada 17-23 Februari 2026, seluruh wilayah Indonesia berpotensi diguyur hujan merata, termasuk saat Sidang Isbat dan hari pertama puasa. Pulau Jawa, khususnya Jakarta, masuk kategori siaga dengan hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat memicu banjir, longsor, dan banjir bandang.

Tren Bulan Ramadan

Cuaca ekstrem cenderung berkurang menjelang Maret, tapi hujan ringan hingga sedang tetap dominan. Wilayah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, NTT, Sulawesi Selatan, dan Papua berisiko curah hujan tinggi, dipengaruhi Monsun Asia, MJO, serta potensi siklon tropis di selatan Indonesia.

Dampak dan Imbauan

BMKG mengingatkan potensi turbulensi penerbangan, petir, serta banjir rob di pesisir akibat pasang tinggi pada Maret. Masyarakat diminta waspada, pantau update prakiraan, dan ikuti Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mitigasi bencana.

Perbandingan Curah Hujan

Bulan

Kategori Dominan

Wilayah Berisiko Tinggi

Februari

Rendah hingga Tinggi

Jawa Barat, Jawa Tengah, NTT

Maret

Menengah hingga Tinggi

Jawa Tengah, Sulsel, Papua Tengah

Secara keseluruhan, cuaca Lebaran relatif kondusif tapi hujan intensitas tinggi tetap perlu diwaspadai di berbagai daerah.


 

Next Post Previous Post