Direktur PGAS Catur Dermawan Borong 1.000 Saham Perusahaan di Harga Rp2.190

 

Direktur PGAS Catur Dermawan Borong 1.000 Saham Perusahaan di Harga Rp2.190

Direktur PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), Catur Dermawan, baru-baru ini membeli 1.000 saham perusahaan di harga Rp2.190 per saham, sebuah transaksi yang menandakan kepercayaan tinggi terhadap prospek bisnis PGAS di tengah dinamika sektor energi nasional.

Detail Transaksi

Transaksi pembelian ini tercatat pada 13 Februari 2026, dengan peningkatan kepemilikan saham Catur Dermawan dari 0 menjadi tepat 1.000 lembar. 

Laporan resmi dari Indo Premier Sekuritas mengonfirmasi aksi ini sebagai "Perubahan Kepemilikan Saham PGAS, Beli", yang wajib diumumkan sesuai regulasi OJK untuk transparansi pasar modal. Harga Rp2.190 per saham ini relatif premium dibandingkan harga pasar terkini PGAS yang berkisar Rp1.600-Rp1.700, menunjukkan keyakinan insider akan potensi kenaikan nilai.

Profil Catur Dermawan

Catur Dermawan menjabat sebagai Direktur Keuangan (Direktur Utama Bidang Keuangan) PGAS, posisi strategis di subholding gas Pertamina ini. Pengalamannya di bidang keuangan korporasi membuatnya paham mendalam soal fundamental PGAS, termasuk ekspansi distribusi gas dan diversifikasi bisnis ke LNG serta energi hijau. Aksi beli pribadinya sering diinterpretasikan investor sebagai sinyal positif, mirip kasus Lo Kheng Hong yang juga akumulasi PGAS sebelumnya.

Konteks Insider Buying PGAS

PGAS telah menjadi sorotan karena aksi serupa dari insider lainnya. Pada 24 Desember 2024, direksi dan komisaris PGN (induk terkait) kompak borong saham PGAS di harga Rp1.575, mencerminkan tren insider buying yang berlanjut hingga 2026. 

Faktor pendorong termasuk kinerja keuangan PGAS yang solid pasca-pemulihan harga gas global, plus prospek divestasi atau ekspansi proyek pipa gas baru di Indonesia. Investor asing juga aktif akumulasi, dengan PGAS diborong di level rendah.

Implikasi bagi Investor

Direktur PGAS Catur Dermawan Borong 1.000 Saham Perusahaan di Harga Rp2.190
(Foto Saham PGAS dari Google Finansial)
Pembelian ini bisa jadi katalis bullish bagi saham PGAS, terutama di tengah sentimen positif sektor energi Pertamina. 

Namun, harga Rp2.190 menunjukkan timing strategis di atas level support terkini, berpotensi memicu FOMO jika diikuti kenaikan laba Q1 2026.

Next Post Previous Post