Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Tanjungpinang Siapkan Waste to Energy
Pemerintah Kota Tanjungpinang mendukung Gerakan Indonesia ASRI yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dengan menyiapkan proyek Waste to Energy (WtE) untuk mengolah sampah menjadi energi terbarukan.
Inisiatif Nasional
Gerakan Indonesia ASRI bertujuan menciptakan kota-kota bebas sampah melalui pengolahan limbah menjadi energi, sejalan dengan Perpres Nomor 109/2025 tentang Pengelolaan Sampah Perkotaan. Pemerintah pusat menargetkan pembangunan 33 PLTSa (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah) hingga 2029, dengan 7 proyek awal kapasitas 197,4 MW mulai konstruksi awal 2026 di kota-kota seperti Bogor, Denpasar, dan Yogyakarta.
Rencana Tanjungpinang
Pemko Tanjungpinang telah menguji coba teknologi WtE untuk mengubah sampah plastik sulit didaur ulang menjadi energi yang aman dan layak guna. Wali Kota Harun menekankan inovasi ini sebagai bagian dukungan Gerakan ASRI, dengan potensi menghasilkan listrik dari ribuan ton sampah harian.
Manfaat Utama
Mengurangi volume sampah kota secara signifikan, mendukung pariwisata dan ekonomi sirkular.
Menghasilkan energi listrik terbarukan, seperti 20 MW dari 1.000 ton sampah per hari menggunakan teknologi insinerator.
Mengatasi biaya tipping fee tinggi bagi pemda, dengan investasi melalui Danantara.

