Ekonomi Digital RI Capai Rp1,5 T, Kemnaker Gandeng Shopee Cetak 60 Ribu Affiliate Baru

Ekonomi Digital RI Capai Rp1,5 T, Kemnaker Gandeng Shopee Cetak 60 Ribu Affiliate Baru

Ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mencapai nilai sekitar Rp1,5 kuadriliun (setara US$100 miliar) pada 2026, didorong oleh pertumbuhan e-commerce dan transformasi digital. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berkolaborasi dengan Shopee untuk melatih 60 ribu affiliate baru guna memperluas peluang kerja di sektor ini.

Proyeksi Ekonomi Digital

Kemnaker menargetkan program pelatihan ini menciptakan dampak ekonomi luas, di mana satu trainer bisa melatih 600 peserta, dan setiap affiliate berpotensi mendukung empat anggota keluarga. Nilai ekonomi digital nasional diperkirakan tumbuh pesat dari Rp1,672 triliun pada 2025 menjadi lebih tinggi di 2026, dengan Komdigi membidik kontribusi Rp155,57 triliun. Sektor e-commerce, termasuk video commerce, menjadi penyumbang utama GMV hingga US$71 miliar.

Kolaborasi Kemnaker-Shopee

Program Training of Trainers (ToT) Affiliate diluncurkan Februari 2026 di Bekasi, melibatkan balai vokasi untuk sertifikasi BNSP bagi instruktur. Shopee menyediakan modul pelatihan dari Kampus UMKM-nya yang telah menjangkau jutaan pelaku usaha sejak 2021. 67% affiliate Shopee melaporkan tambahan penghasilan signifikan dari kategori beauty, fashion, dan home care.

Dampak dan Monitoring

Kolaborasi ini mendukung inklusi digital hingga ke daerah, dengan monitoring triwulanan oleh Kemnaker untuk efektivitas program. Deputy Director Shopee Radynal Nataprawira menekankan peran SDM dalam memaksimalkan teknologi untuk ekonomi digital. Inisiatif ini sejalan dengan Renstra Komdigi 2025-2029 untuk daya saing global dan pemerataan infrastruktur digital.

Next Post Previous Post