Emas Spot Turun 1,76% ke $4.806, Faktor Fed Hawkish Picu Panic Selling
Harga emas spot memang turun 1,76% menjadi $4.806 per ons pada 2 Februari 2026, memicu aksi panic selling di pasar. Faktor utama adalah sikap hawkish Federal Reserve (Fed) yang menekan ekspektasi penurunan suku bunga lebih lanjut.
Penyebab Utama
Sinyal hawkish dari pejabat Fed, termasuk rencana Presiden Trump menominasikan Kevin Warsh sebagai calon ketua Fed yang lebih agresif, memperkuat dolar AS dan imbal hasil obligasi. Hal ini mengurangi daya tarik emas sebagai aset safe haven yang tidak berbunga. Penguatan indeks dolar juga memperburuk tekanan jual.
Dampak Lokal Indonesia
Harga emas Antam dan produk Pegadaian seperti UBS serta Galeri24 anjlok hingga Rp190.000 per gram pada awal Februari, mencerminkan tren global. Contoh: Emas UBS turun ke Rp2.996.000 per gram.
Prospek Jangka Pendek
Penurunan ini melanjutkan koreksi tajam dari level tertinggi sebelumnya, tapi emas berjangka April 2026 justru naik 0,39% ke $4.763, menandakan potensi volatilitas. Investor disarankan pantau notulen FOMC dan data ekonomi AS selanjutnya.

