Harga Bitcoin (BTC) Diproyeksi Bisa Terus Jatuh Sampai ke US$ 50.000

Harga Bitcoin (BTC) Diproyeksi Bisa Terus Jatuh Sampai ke US$ 50.000

Harga Bitcoin (BTC) saat ini berada di sekitar US$62.026,69, mengalami penurunan signifikan sebesar -15,03% atau -US$10.971 dalam sehari terakhir. Proyeksi penurunan hingga US$50.000 memang sering muncul dari analis seperti Mike McGlone dari Bloomberg dan Peter Brandt, terutama dipicu oleh faktor makroekonomi, tekanan perang dagang, serta indikator teknikal bearish seperti harga di bawah 50-day dan 200-day SMA.

Kondisi Terkini

Harga Bitcoin (BTC) Diproyeksi Bisa Terus Jatuh Sampai ke US$ 50.000
(Foto Harga Bitcoin dari TradingView)
Harga BTC kini di zona rendah harian US$60.000 setelah gagal bertahan di atas US$72.999 (open hari ini), dengan market cap US$1,24 triliun dan volume 24 jam mencapai 350 juta unit. Day high mencapai US$73.174, tapi low di US$60.000 menandakan volatilitas tinggi, jauh di bawah year high US$126.296.

Alasan Proyeksi Turun

Analis memprediksi risiko jatuh ke US$50.000 karena kombinasi faktor seperti RSI lemah di 40,50, rotasi ke aset defensif seperti emas, dan historis pasca-halving yang sering diikuti koreksi besar (misalnya 2018 dan 2022). Prediksi serupa dari ChatGPT menyoroti support gagal di US$87.000 bisa picu panic selling hingga US$38.000-US$50.000 pada April-Agustus 2026.

Pandangan Investor

Meski bearish jangka pendek, beberapa analis seperti 10x Research melihat resistensi di US$56.000-US$57.000 sebagai peluang beli jika stabil, dengan adopsi institusional tetap jadi pendorong jangka panjang. Investor disarankan tetap tenang, karena penurunan seperti ini sering jadi akumulasi sebelum rebound.

Next Post Previous Post