Harga Bitcoin (BTC) Diproyeksi Bisa Terus Jatuh Sampai ke US$ 50.000
Harga Bitcoin (BTC) saat ini berada di sekitar US$62.026,69, mengalami penurunan signifikan sebesar -15,03% atau -US$10.971 dalam sehari terakhir. Proyeksi penurunan hingga US$50.000 memang sering muncul dari analis seperti Mike McGlone dari Bloomberg dan Peter Brandt, terutama dipicu oleh faktor makroekonomi, tekanan perang dagang, serta indikator teknikal bearish seperti harga di bawah 50-day dan 200-day SMA.
Kondisi Terkini
| (Foto Harga Bitcoin dari TradingView) |
Alasan Proyeksi Turun
Analis memprediksi risiko jatuh ke US$50.000 karena kombinasi faktor seperti RSI lemah di 40,50, rotasi ke aset defensif seperti emas, dan historis pasca-halving yang sering diikuti koreksi besar (misalnya 2018 dan 2022). Prediksi serupa dari ChatGPT menyoroti support gagal di US$87.000 bisa picu panic selling hingga US$38.000-US$50.000 pada April-Agustus 2026.
Pandangan Investor
Meski bearish jangka pendek, beberapa analis seperti 10x Research melihat resistensi di US$56.000-US$57.000 sebagai peluang beli jika stabil, dengan adopsi institusional tetap jadi pendorong jangka panjang. Investor disarankan tetap tenang, karena penurunan seperti ini sering jadi akumulasi sebelum rebound.

