Harga Bitcoin Masih Tertekan Tarif Presiden Trump, Mampukah Bangkit Kembali?
Harga Bitcoin saat ini mengalami tekanan akibat kebijakan tarif impor global Presiden Trump, tapi menunjukkan tanda-tanda pemulihan dengan reli ke kisaran US$68.000–US$69.000 per 26 Februari 2026.
Harga Terkini
| (Foto Harga Bitcoin dari TradingView) |
Dampak Tarif Trump
Kebijakan tarif Trump naik hingga 15% (dan sebelumnya 100% ke China) memicu penurunan Bitcoin hingga 5% di bawah US$65.000 pada 22–23 Februari, menghapus 25% keuntungan sejak awal 2026.
Tarif ini menimbulkan ketidakpastian global, memengaruhi sentimen risiko dan nilai tukar dolar AS, yang berdampak tidak langsung pada kripto.
ETF Bitcoin AS alami outflow US$3,8 miliar selama lima minggu berturut-turut akibat kekhawatiran ini.
Prospek Pemulihan
Bitcoin mampu rebound moderat berkat minat beli kembali, dengan resistensi kuat di US$70.000–US$72.000 sebagai ujian tren naik.
Analis optimistis pola historis bisa dorong harga ke US$122.000 jangka panjang jika sentimen membaik, meski risiko penurunan ke US$62.000–US$64.000 masih ada.
Penangguhan tarif sementara (seperti 90 hari di masa lalu) atau klarifikasi kebijakan bisa percepat pulih, tapi pasar tetap rentan geopolitik.

