Harga Emas Dunia Turun di Berkisar US$4.900 pada Rabu (18/2/2026)
Penyebab Utama Penurunan
Penguatan indeks dolar AS menjadi pemicu utama, karena membuat emas lebih mahal bagi pembeli dengan mata uang lain. Selain itu, kemajuan negosiasi geopolitik AS-Iran mengurangi ketegangan global, sehingga investor beralih dari aset aman seperti emas.
Pasar Asia juga sepi akibat libur Tahun Baru Imlek, yang memperlambat aktivitas pembelian di China dan India. Pada Selasa (17/2), harga sempat jatuh 2,3% ke US$4.877 per ounce, terendah dalam dua minggu.
Harga Terkini dan Perkembangan
| (Foto Har Emas Dunia dari TradingView) |
Di pasar domestik Indonesia, emas Antam turun ke Rp2,918 juta per gram, melanjutkan penurunan dua hari berturut-turut.
Prediksi dan Dampak
Analis memprediksi harga stabil atau rebound tipis hari ini, dengan potensi kisaran US$4.900–5.000 tergantung data suku bunga Fed dan sentimen global. Untuk emas Antam, proyeksi Rp2,96–3,05 juta per gram, meski volatilitas tetap tinggi menjelang Ramadan 19 Februari.
Investor disarankan pantau dolar AS dan kebijakan moneter, karena emas rentan terhadap fluktuasi jangka pendek.

