IHSG Dibuka Menguat di Level 8.400, Selasa 24 Februari 2026
| (Foto IHSG dari Google Finansial) |
Latar Belakang Pergerakan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 0,38% atau 31,97 poin menjadi 8.428,05 pada pukul 09:00 WIB, kemudian sempat menyentuh 8.433 pada menit-menit awal sesi pertama. Tren penguatan ini sejalan dengan proyeksi analis yang melihat potensi reli lanjutan setelah volatilitas akhir pekan lalu. Faktor pendorong utama termasuk aliran dana asing yang mulai masuk kembali, stabilisasi harga komoditas global, dan ekspektasi kebijakan moneter BI yang akomodatif.
Pada sesi pagi ini, distribusi saham menunjukkan 281-284 emiten menguat, 201-213 melemah, dan sisanya stagnan atau tidak bertransaksi signifikan. Ini mencerminkan sentimen optimis secara keseluruhan, meski ada tekanan jual di beberapa blue chip.
Volume dan Nilai Transaksi
Aktivitas perdagangan pagi ini cukup solid dengan volume 2,24-2,86 miliar lembar saham, nilai transaksi mencapai Rp1,22-1,33 triliun, dan frekuensi jual-beli sekitar 177.000-198.000 kali. Lonjakan volume ini terlihat di saham-saham small cap dan sektor konsumsi, menandakan partisipasi ritel yang tinggi di tengah libur panjang sebelumnya.
Top Gainers dan Sektor Unggulan
| (Foto Saham Bank MEGA dari Google Finansial) |
MEGA naik 24,7% ke Rp5.150, didorong spekulasi korporasi.
DIVA melonjak 26,8% ke Rp246, berkat berita akuisisi.
AIMS +15%, diikuti JPFA (+3,31%), GOTO (+1,61%), dan BREN (+1,55%) di kelompok LQ45.
Sektor yang paling kuat adalah barang konsumsi dan teknologi, dengan kontribusi signifikan dari emiten seperti JPFA dan GOTO yang rebound setelah koreksi kemarin.
Top Losers dan Risiko
Di sisi lain, saham penurun mencakup INDS, KSIX, SKBM, CSIS, serta di LQ45 seperti MAPI (-1,84%), HEAL (-1,52%), dan EMTK (-1,52%). Tekanan ini terutama dari sektor properti dan kesehatan yang masih terdampak sentimen global.
Proyeksi dan Rekomendasi
Analis memprediksi IHSG hari ini cenderung menguat ke rentang 8.440-8.503, dengan resistance utama di 8.400-8.500 dan support 8.250-8.300. Namun, waspadai potensi koreksi jika data inflasi AS malam ini memicu risk-off. Rekomendasi saham hari ini dari berbagai sekuritas: ADRO, ASII, BIPI, EXCL, GOTO, plus pantau UNTR dan BBRI untuk entry jangka pendek.
Secara keseluruhan, momentum pagi ini positif, tapi investor disarankan monitor berita kebijakan Trump terkait tarif impor yang bisa memengaruhi ekspor RI.

