OpenAI Masuk ke Bisnis Hardware, Rilis Earbuds AI Pertama
OpenAI, perusahaan di balik ChatGPT, dikabarkan akan meluncurkan produk hardware pertamanya berupa earbuds berbasis AI. Kabar ini muncul dari tipster China di Weibo, yang menyebutkan bahwa rencana awal untuk perangkat seperti pendant atau pena telah disederhanakan menjadi earbuds karena keterbatasan komponen dan biaya produksi yang melonjak.
Latar Belakang dan Perubahan Rencana
Awalnya, OpenAI merekrut Jony Ive, mantan desainer utama Apple, untuk mengembangkan perangkat "tenang dan damai" yang berbeda dari smartphone. Namun, kekurangan memori berdaya tinggi (HBM) membuat mereka mundur dari ambisi besar, fokus ke earbuds yang lebih sederhana dengan nama kode potensial "Dime". Perangkat ini direncanakan rilis akhir 2026, diikuti versi lebih advanced setelah pasokan komponen membaik.
Fitur dan Persaingan yang Diharapkan
Earbuds ini akan mengintegrasikan model AI OpenAI langsung, menawarkan asisten suara real-time, terjemahan instan, dan interaksi hands-free. Disebut-sebut sebagai saingan AirPods Apple, earbuds ini mungkin pakai chip custom 2nm ala Exynos dari Samsung untuk kontrol perangkat lain seperti iPhone via Siri. Desainnya unik, terinspirasi bentuk batu telur, dengan penjualan proyeksi 40-50 juta unit pada 2028.
Dampak di Pasar Wearable AI
Langkah ini menandai transisi OpenAI dari software ke hardware screenless, bersaing di pasar earbuds senilai $20 miliar per tahun. Kolaborasi dengan Foxconn dan Ive menjanjikan desain intuitif, sementara Sam Altman menyebut prototipe "jaw-dropping". Meski bocoran, ini bisa jadi awal era AI wearable baru.

