Panduan Cek Dana KJP Plus Februari 2026: Besaran, Syarat & Verifikasi Lanjutan
Pencairan dana KJP Plus Februari 2026 telah dimulai secara bertahap sejak 5 Februari untuk siswa di DKI Jakarta, mencakup jenjang SD hingga SMK. Program ini membantu biaya pendidikan dengan dana bulanan yang bisa dicek secara online.
Jadwal Pencairan
Dana KJP Plus cair bertahap berdasarkan jenjang sekolah. SD/MI biasanya mulai 4-6 Februari, SMP/MTs 7-9 Februari, serta SMA/MA dan SMK 10-12 Februari. Pada 15 Februari 2026, sebagian besar penerima sudah bisa mengakses dana melalui kartu atau EDC Bank DKI.
Besaran Dana per Jenjang
Besaran dana bervariasi, terdiri dari dana rutin (maksimal Rp100.000 tunai), dana berkala, dan tambahan SPP swasta. Berikut rinciannya dalam tabel:
|
Jenjang |
Dana Rutin |
Dana Berkala |
Tambahan SPP Swasta |
Total Maksimal |
|
SD/MI |
Rp135.000 |
Rp115.000 |
Rp130.000 |
Rp380.000 |
|
SMP/MTs |
Rp185.000 |
Rp115.000 |
Rp170.000 |
Rp470.000 |
|
SMA/MA |
Rp235.000 |
Rp185.000 |
Rp290.000 |
Rp710.000 |
|
SMK |
Rp235.000 |
Rp215.000 |
Rp240.000 |
Rp690.000 |
|
PKBM |
Rp185.000 |
Rp115.000 |
- |
Rp300.000 |
Sisa dana non-tunai digunakan untuk keperluan pendidikan via EDC.
Syarat Penerima
Penerima harus terdaftar di Dapodik, berdomisili di DKI Jakarta, dan tidak menerima bantuan serupa. Siswa baru wajib verifikasi biometrik dan data KK. Total penerima sekitar 707 ribu siswa, dengan prioritas keluarga miskin.
Cara Cek Status dan Dana
Kunjungi situs resmi kjp.jakarta.go.id/public/cekStatusPenerima.php, masukkan NIK dan tanggal lahir. Cek juga saldo via aplikasi JakOne Mobile atau EDC Bank DKI. Jika belum cair, lakukan verifikasi lanjutan di sekolah atau kantor Dinas Pendidikan.
Verifikasi Lanjutan
Jika status "pending", bawa KTP, KK, dan kartu KJP ke sekolah untuk verifikasi data. Proses ini wajib untuk aktivasi dana non-tunai dan hindari pemblokiran. Hubungi helpline Dinas Pendidikan DKI di 1500-xxx untuk bantuan cepat.

