Panduan Daftar Bansos PKH BPNT 2026 via Aplikasi: Syarat dan Status Cair

Panduan Daftar Bansos PKH BPNT 2026 via Aplikasi: Syarat dan Status Cair

Pendaftaran bansos PKH dan BPNT 2026 kini lebih mudah melalui aplikasi Cek Bansos resmi Kemensos, memungkinkan warga memeriksa syarat serta status pencairan secara online. Program ini menargetkan keluarga prasejahtera terdaftar di DTKS atau DTSEN untuk bantuan tunai kondisional (PKH) dan pangan non-tunai (BPNT).

Syarat Umum Pendaftaran

WNI dengan e-KTP dan KK valid, NIK terdaftar di Dukcapil.

Masuk desil 1-4 DTSEN (keluarga miskin/rentan miskin), tidak menerima upah di atas UMP atau bantuan serupa.

Untuk PKH: Punya komponen seperti ibu hamil, balita, anak sekolah, lansia 70+, atau disabilitas (maksimal 4 per KK); bersedia komitmen kesehatan/pendidikan.

Untuk BPNT: Tidak double bantuan pangan lain, bukan ASN/TNI/Polri.

Dokumen yang Diperlukan

Siapkan scan/foto jelas: KTP, KK, swafoto pegang KTP, SKTM dari RT/RW (opsional), foto kondisi rumah, bukti penghasilan.

Pastikan data sesuai untuk lolos verifikasi SIKS-NG; pengajuan tanpa dokumen lengkap berisiko ditolak.

Cara Daftar via Aplikasi Cek Bansos

Panduan Daftar Bansos PKH BPNT 2026 via Aplikasi: Syarat dan Status Cair

Unduh aplikasi dari Play Store, buat akun baru dengan NIK, nama, alamat, email, unggah KTP/swafoto.

Setelah verifikasi (1x24 jam), login, pilih "Daftar Usulan", tambah usulan PKH/BPNT, isi data keluarga/ekonomi, unggah dokumen, kirim.

Ikuti musyawarah desa jika diperlukan, pantau status di menu "Cek Bansos".

Cek Status Cair dan Tips

Buka aplikasi/situs cekbansos.kemensos.go.id, pilih wilayah, masukkan NIK/nama, captcha untuk lihat status, periode, nominal (PKH Rp3 juta/tahun, BPNT 10-15 kg beras/bulan).

Pencairan Februari 2026 via Himbara/Pos; jika ditolak, perbaiki data dan ajukan ulang gratis tanpa calo.

Cek rutin mingguan, laporkan ke kelurahan jika belum terdaftar.

 

Next Post Previous Post