Pemerintah Indonesia Berencana Setop Ekspor Timah, Dorong Hilirisasi
Pemerintah Indonesia di bawah Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sedang mengkaji rencana penghentian ekspor timah mentah mulai 2027 untuk memperkuat program hilirisasi. Kebijakan ini melanjutkan larangan ekspor bauksit tahun lalu dan sukses nikel sebelumnya, yang meningkatkan nilai ekspor hingga 10 kali lipat.
Latar Belakang
Rencana ini disampaikan Bahlil pada Indonesia Economic Outlook di Jakarta, 13 Februari 2026, sebagai prioritas nasional. Tujuannya mengganti ekspor bahan mentah dengan produk olahan dalam negeri guna tingkatkan nilai tambah ekonomi.
Dampak Ekonomi
Hilirisasi timah diharapkan ciptakan lapangan kerja, tarik investasi smelter, dan kurangi impor melalui 18 proyek prioritas 2026 senilai Rp618 triliun. Contoh sukses nikel tunjukkan lonjakan ekspor dan pertumbuhan industri.
Investor didorong bangun fasilitas hilirisasi domestik, dengan PT Timah fokus pada pengolahan lanjutan. Harga timah global naik 50% akibat pasokan ketat, beri peluang bagi RI.

