Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Jalur SNBP Dibuka, Simak Jadwal dan Syaratnya
Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah ini dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), dan jalur SNBP terintegrasi langsung dengan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi yang mengutamakan nilai rapor dan prestasi akademik tanpa tes tulis.
Jadwal Pendaftaran SNBP
Pendaftaran akun KIP Kuliah secara keseluruhan dibuka mulai 3 Februari hingga 31 Oktober 2026, tetapi untuk jalur SNBP, periode sinkronisasi dan pengisian pilihan sangat terbatas agar selaras dengan jadwal SNBP nasional.
Pembuatan akun dan pengisian data awal: 3–18 Februari 2026 (beberapa sumber menyebut 10–18 Februari untuk tahap akhir sinkronisasi).
Pengumuman hasil SNBP: Sekitar akhir Maret 2026, diikuti verifikasi akhir KIP Kuliah.
Jadwal bisa mengalami perubahan sewaktu-waktu, jadi calon peserta wajib memantau pengumuman resmi di situs kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id atau portal SNPMB.
Karena hari ini 12 Februari 2026, masih ada waktu sekitar 6 hari lagi untuk menyelesaikan proses sinkronisasi jika belum terlambat, tapi segera bertindak karena kuota terbatas berdasarkan daya tampung PTN/PTS.
Syarat Lengkap Peserta
Untuk lolos, calon penerima harus memenuhi kriteria ketat yang mencakup aspek administratif, akademik, dan ekonomi, dengan prioritas pada keluarga benar-benar membutuhkan bantuan.
Administrasi: WNI, lulusan SMA/SMK/MA/MAK atau paket setara tahun 2025–2026 (untuk lulusan sebelumnya maksimal 2 tahun terakhir), memiliki NISN, NPSN, NIK keluarga, dan email aktif yang terdaftar di Dapodik. Belum pernah kuliah di program sarjana (S1/D4) atau diploma (D3).
Akademik: Terdaftar sebagai peserta SNBP dengan prestasi baik (rapor minimal 80/100 untuk jurusan IPA/IPS, lebih tinggi untuk Saintek/Soshum tertentu), dan memilih maksimal 2 program studi di PTN/PTS mitra KIP Kuliah.
Ekonomi: Keluarga kurang mampu, dibuktikan dengan KKS, KIP, PIP, KIS, atau data DTKS; penghasilan orang tua kepala keluarga ≤ Rp4 juta/bulan; aset seperti tanah <2.000 m² atau kendaraan non-mewah. Tidak menerima bantuan biaya pendidikan lain seperti Bidikmisi atau beasiswa swasta.
Dokumen pendukung seperti scan KTP, KK, rapor, dan surat keterangan ekonomi dari kelurahan wajib diunggah dengan jelas.
Langkah-langkah Pendaftaran
Proses dilakukan sepenuhnya online, jadi siapkan perangkat dengan internet stabil, scanner untuk dokumen, dan waktu luang karena verifikasi bisa memakan waktu.
Kunjungi https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/ dan buat akun baru menggunakan NISN/NIK serta email sekolah.
Lengkapi formulir isian data diri, keluarga, prestasi, dan unggah dokumen pendukung (KKS/KIP jika ada, surat keterangan tidak mampu, rapor semester 1–5).
Verifikasi data ekonomi melalui sistem untuk mendapatkan persetujuan sementara, lalu sinkronkan dengan akun SNBP di portal SNPMB (snbp-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id).
Pilih program studi dan kampus sesuai ketentuan (prioritas PTN, tapi PTS juga bisa), lalu submit sebelum batas waktu.
Tunggu pengumuman melalui dashboard akun; jika lolos SNBP, bantuan UKT/SPP dan biaya hidup langsung dicairkan per semester.
Manfaat dan Tips Sukses
KIP Kuliah menanggung biaya kuliah penuh (hingga Rp14 juta/semester untuk PTN, Rp25 juta untuk PTS swasta), plus bantuan biaya hidup Rp700 ribu–Rp1,4 juta/bulan tergantung wilayah.
Tips: Mulai sekarang untuk hindari lonjakan akses situs, double-check data Dapodik dengan sekolah, dan ikuti webinar resmi Kemdikbud di YouTube untuk panduan tambahan. Jika ada kendala, hubungi helpdesk KIP Kuliah via WhatsApp resmi atau email support.

