Penyabab IHSG Balik Arah dan Tutup Sesi I di Zona Merah, Selasa 24 Februari 2026
| (Foto IHSG dari Google Finansial) |
Latar Belakang Pergerakan
IHSG dibuka lebih tinggi di 8.428,05 pukul 09:00 WIB, melanjutkan momentum positif dari penutupan sebelumnya. Namun, sentimen berubah cepat setelah menyentuh puncak 8.437,08, lalu anjlok hingga terendah 8.358,71 sebelum ditutup merah. Rentang harian ini menunjukkan volatilitas tinggi, dengan volume transaksi mencapai 28,83 miliar saham senilai Rp12,7 triliun dan frekuensi 1,86 juta kali.
Penyebab Penurunan Utama
Penyebab dominan adalah aksi profit taking massal setelah penguatan IHSG di sesi sebelumnya, terutama pada saham-saham berbobot besar seperti Amman Mineral (AMMN) yang turun tajam. Tekanan ini diperparah pelemahan di big caps, di mana sektor konsumen non-primer anjlok 1,51%, energi melemah 1,23%, dan teknologi turun 1,01%. Sektor keuangan menjadi penopang satu-satunya dengan kenaikan 1,07%, tapi tidak cukup kuat untuk membalikkan tren negatif secara keseluruhan.
Performa Sektor Lengkap
Berikut rincian perubahan sektor utama yang berkontribusi pada penurunan indeks:
|
Sektor |
Perubahan (%) |
Kontribusi Utama |
|
Konsumen Non-Primer |
-1,51 |
Saham konsumsi tertekan berat |
|
Energi |
-1,23 |
Penurunan harga komoditas |
|
Teknologi |
-1,01 |
Profit taking di tech stocks |
|
Keuangan |
+1,07 |
Dukungan dari perbankan |
|
Industri |
-0,45 |
Volatilitas manufaktur |

