Qualcomm Capai Ekspektasi Kuartal I, Tapi Prediksi Penurunan di Q2 Akibat Kekurangan Memori

Qualcomm Capai Ekspektasi Kuartal I, Tapi Prediksi Penurunan di Q2 Akibat Kekurangan Memori

Qualcomm baru saja merilis laporan keuangan kuartal fiskal pertama 2026 yang melebihi ekspektasi analis, dengan pendapatan mencapai $12,25 miliar dan laba bersih $3 miliar. Namun, perusahaan memprediksi penurunan di kuartal kedua karena kekurangan pasokan chip memori yang memengaruhi produksi smartphone.

Kinerja Kuartal Pertama yang Mengesankan

Pendapatan Qualcomm di Q1 FY2026 mencapai $12,25 miliar, naik 5% dari tahun sebelumnya dan melebihi perkiraan analis sebesar $12,21 miliar. Laba per saham disesuaikan (EPS) sebesar $3,50, lebih tinggi dari estimasi $3,41, sementara laba bersih $3 miliar atau $2,78 per saham.

Divisi utama chipset smartphone menghasilkan $7,82 miliar (naik 3% YoY), didukung lisensi IP seperti paten 5G senilai $1,59 miliar. IoT tumbuh 9% menjadi $1,69 miliar, sementara otomotif melonjak 15% ke $1,1 miliar, berkat chip seperti Snapdragon AR1 untuk perangkat pintar.

Tantangan Kekurangan Memori di Q2

CEO Cristiano Amon menyatakan bahwa kekurangan memori akan "mendefinisikan ukuran pasar mobile" karena pemasok beralih produksi ke HBM untuk data center AI. Prediksi Q2: pendapatan $10,2-11 miliar dan EPS $2,45-2,65, jauh di bawah ekspektasi $11,11 miliar dan $2,89.

Produsen smartphone, terutama di China, mengurangi rencana produksi akibat kenaikan harga memori, yang memengaruhi penjualan chipset Qualcomm. Segmen flagship lebih tahan karena margin lebih tinggi, tapi dampak keseluruhan bisa berlanjut hingga akhir tahun fiskal.

Reaksi Pasar dan Strategi Jangka Panjang

Saham Qualcomm anjlok 9-10% setelah pengumuman, mencapai $135,47 di perdagangan setelah jam kerja. Perusahaan tetap optimis dengan pertumbuhan otomotif >35% YoY dan IoT di remaja rendah, plus buyback saham $2,6 miliar dan dividen $949 juta.

Kekurangan ini menandai titik balik di mana ketersediaan memori, bukan kekuatan prosesor, membatasi pertumbuhan pasar smartphone. Investor disarankan pantau strategi OEM dan resolusi rantai pasok hingga 2027.

 

Next Post Previous Post