Rogoh Kocek Rp 200 Miliar, RMK Energy (RMKE) Siap Buyback Saham
PT RMK Energy Tbk (RMKE), emiten jasa logistik pertambangan batubara, mengumumkan rencana pembelian kembali saham senilai maksimal Rp200 miliar. Program buyback ini akan dimulai pada 2 Februari 2026 hingga 1 Mei 2026, melalui perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Alasan Strategis Buyback
Manajemen RMKE menyatakan keputusan ini didasari fundamental perusahaan yang solid, terutama setelah hauling road beroperasi optimal sejak semester II 2025. Volume angkutan baru mencapai 1,5 juta ton via jalur tersebut, mendukung pertumbuhan signifikan pada penjualan batubara kuartal IV/2025 dengan harga lebih baik.
Buyback tidak melebihi 20% modal disetor penuh dan dibiayai kas internal, tanpa tambah liabilitas atau beban bunga. Aksi ini tidak berdampak material pada operasional, karena arus kas RMKE masih mencukupi kebutuhan harian.
Rencana Bisnis 2026
| (Foto Saham RMKE dari Google Finansial) |
Perusahaan fokus tambah konektivitas ke 19 tambang potensial, dengan 3 sudah terealisasi 2025. Pengumuman disampaikan ke OJK dan BEI pada 30 Januari 2026, sesuai POJK No.13/2023 dan regulasi terkait.
Dampak bagi Investor
Buyback beri sinyal manajemen yakin prospek jangka panjang, potensial stabilkan harga saham. Meski aset dan ekuitas turun Rp200 miliar jika maksimal, posisi kas kuat jaga kelangsungan

