Saham Software Global Terpukul Keras Akibat Peringatan Anthropic soal Gangguan AI
Penyebab Utama Penurunan
Peluncuran plugin AI hukum baru dari Anthropic untuk chatbot Claude-nya menjadi pemicu utama penurunan pasar pada Selasa lalu. Inovasi ini dianggap sebagai pengingat keras bagi perusahaan software tradisional yang rentan terhadap disrupsi AI, termasuk sektor analitik data, layanan profesional, dan perangkat lunak.
Di Eropa, saham perusahaan seperti RELX dan Wolters Kluwer—pemasok layanan analitik untuk sektor hukum—turun hampir 3%, sementara saham London Stock Exchange Group anjlok 6% setelah penurunan 13% sehari sebelumnya. Sementara itu, SAP, raksasa software Eropa, kehilangan lebih dari 3% nilainya, menambah kerugian pasar sebesar $40 miliar dari prakiraan pendapatan cloud yang mengecewakan minggu lalu.
Dampak Global di Pasar Asia
Pasar Asia juga terdampak parah, dengan pengekspor IT India (.NIFTYIT) mengalami penurunan signifikan. Di Jepang, saham perusahaan software seperti NEC (6701.T), Nomura Research (4307.T), dan Fujitsu (6702.T) turun 7-11%, menyeret indeks Nikkei ke bawah.
Perusahaan periklanan Eropa yang dianggap paling rentan terhadap AI, seperti Publicis (Prancis) yang turun hampir 5% dan WPP (Inggris) yang anjlok 3,3%, juga merasakan tekanan.
Kekhawatiran Investor Jangka Panjang
Analis JP Morgan, Toby Ogg, menyatakan bahwa investor khawatir tentang ekspektasi pertumbuhan jangka panjang yang melampaui proyeksi tiga tahun biasa. "Sektor ini bukan hanya dianggap bersalah sampai terbukti sebaliknya; sekarang dihukum sebelum sidang," katanya, menyoroti persaingan dari startup AI asli dan klien yang mengembangkan solusi internal.
Kepala riset Barringer di Cheviot menambahkan bahwa ketidakpastian kemampuan agen AI membuat investor menghindari pasar software sepenuhnya, di tengah kekhawatiran gelembung teknologi yang bisa mengancam stabilitas keuangan—peringatan yang juga datang dari IMF dan Bank of England.
Kontras dengan Pemenang AI
Sementara itu, saham pembuat chip seperti Nvidia dan penyedia layanan AI besar seperti Microsoft mendorong indeks saham AS ke rekor tertinggi, meski euforia AI ini memicu peringatan regulasi soal potensi gelembung berbahaya.
|
Wilayah |
Perusahaan Terdampak |
Penurunan Saham |
|
Eropa |
SAP, RELX, Publicis |
3-6% |
|
Jepang |
NEC, Fujitsu |
7-11% |
|
India |
IT Exporters (.NIFTYIT) |
Signifikan |
Gangguan AI ini menandai momen kritis bagi industri software, di mana inovasi seperti alat Claude dari Anthropic mengancam model bisnis konvensional.

