Saham Taipan Prajogo Pangestu (CDIA) Cetak ARA, Harga Melonjak Sejak IPO

Saham Taipan Prajogo Pangestu (CDIA) Cetak ARA, Harga Melonjak Sejak IPO

Saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), milik taipan Prajogo Pangestu, baru-baru ini menyentuh Auto Reject Atas (ARA) dengan kenaikan signifikan. Pergerakan harga ini mencerminkan antusiasme investor sejak IPO pada Juli 2025.


Latar Belakang IPO

CDIA melantai di BEI pada 9 Juli 2025 melalui penawaran 12,48 miliar saham baru dengan harga Rp190 per saham. Perusahaan ini, anak usaha PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), berhasil mengumpulkan dana Rp2,37 triliun untuk ekspansi logistik.

Pada hari debut, saham langsung melonjak 35% hingga ARA di Rp256. Oversubscription mencapai 15 kali menunjukkan minat tinggi, didukung rekam jejak grup Prajogo Pangestu.

Kenaikan Harga Spektakuler

Saham Taipan Prajogo Pangestu (CDIA) Cetak ARA, Harga Melonjak Sejak IPO
(Foto Saham CDIA dari Google Finansial)
Hingga Juli 2025, harga CDIA tembus ARA lagi di Rp1.215, naik 24,62% hari itu dan 374,61% sejak IPO. Data terbaru menunjukkan potensi hingga 700% di Rp1.515–Rp1.665, meski sempat disuspensi BEI karena lonjakan tak wajar.

Periode

Harga (Rp)

Kenaikan dari IPO (%)

IPO (Jul 2025)

190

-

Debut ARA

256

35%

Jul 21, 2025

1.215

374,61%

Terbaru

~1.515

~697%

​Strategi Bisnis Pendukung

CDIA fokus logistik dengan tambahan dua kapal chemical vessel 9.000 DWT, mulai operasi semester I-2026. Langkah ini tingkatkan efisiensi distribusi di Indonesia, Asia Tenggara, hingga Eropa.

Analis BCA Sekuritas optimis prospek pertumbuhan berkelanjutan. Suspensi BEI pada Juli 2025 (kedua kalinya) jadi pengingat volatilitas saham "Prajogo effect".

Next Post Previous Post