SpaceX Fokus Bangun Kota Bulan Mandiri dalam Dekade Menuju 2036
SpaceX di bawah pimpinan Elon Musk mengumumkan pergeseran prioritas dari koloni Mars ke pembangunan "kota self-growing" di Bulan, yang direncanakan selesai dalam waktu kurang dari 10 tahun. Strategi ini memanfaatkan siklus peluncuran lebih cepat ke Bulan untuk iterasi pengembangan yang lebih efisien.
Alasan Pergeseran Fokus
Elon Musk menyatakan di X bahwa perjalanan ke Mars hanya memungkinkan setiap 26 bulan dengan waktu tempuh 6 bulan, sementara ke Bulan bisa setiap 10 hari hanya dengan 2 hari perjalanan. Hal ini memungkinkan SpaceX membangun kota mandiri di Bulan lebih cepat, sebagai langkah awal mengamankan masa depan peradaban manusia.
Rencana Mars tetap ada, tapi dimulai dalam 5-7 tahun ke depan setelah fondasi Bulan kokoh. Pengumuman ini sejalan dengan persaingan ketat melawan China dalam balapan kembali ke Bulan sejak Apollo 17 tahun 1972.
Rencana Kota Self-Growing
Kota Bulan dirancang sebagai basis mandiri dengan pabrik otomatis dan struktur yang berkembang sendiri menggunakan AI dari xAI, yang baru diakuisisi SpaceX senilai $250 miliar. Target pendaratan tanpa awak ke Bulan dijadwalkan Maret 2027, mendahului ambisi Mars.
|
Aspek |
Bulan (Prioritas) |
Mars (Selanjutnya) |
|
Waktu Perjalanan |
2 hari |
6 bulan |
|
Frekuensi Peluncuran |
Setiap 10 hari |
Setiap 26 bulan |
|
Target Selesai Kota |
<10 tahun |
Mulai 5-7 tahun lagi |
Respons dan Dampak
Pengumuman Musk memicu diskusi global soal realisme proyek ini di tengah tantangan regulasi dan teknis. Di Indonesia, komunitas astronomi menyambut baik sebagai inspirasi STEM bagi generasi muda.

