Survei BI: Indeks Keyakinan Konsumen Januari 2026 Naik Jadi 127,0
Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Bank Indonesia untuk Januari 2026 naik menjadi 127,0, menandakan zona optimistis yang kuat di atas ambang batas 100. Kenaikan ini dari level Desember 2025 sekitar 123,5 menunjukkan pemulihan sentimen konsumen pasca-libur akhir tahun.
Detail Angka dan Tren
IKK Januari 2026 mencapai 127,0, tertinggi dalam setahun terakhir sejak periode serupa di 2025.
Naik 3,5 poin dari Desember 2025 (123,5), dengan kontribusi utama dari perbaikan persepsi kondisi ekonomi saat ini.
Tren bulanan: Desember 2025 stabil di 123,5 setelah fluktuasi ringan sepanjang 2025, dipengaruhi stabilitas harga dan kebijakan moneter BI.
Level di atas 100 secara konsisten sejak pertengahan 2025 mencerminkan ketahanan ekonomi domestik di tengah tantangan global.
Komponen Utama IKK
IKK terdiri dari dua indeks inti: Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Ekspektasi Ekonomi (IEK), yang keduanya menguat.
|
Komponen |
Januari 2026 |
Desember 2025 |
Perubahan |
|
IKE (Kondisi Saat Ini) |
115,1 |
111,4 |
+3,7 poin |
|
IEK (Ekspektasi 6 Bulan) |
138,8 |
135,6 |
+3,2 poin |
IKE naik karena Indeks Penghasilan Saat Ini (123,7), Ketersediaan Lapangan Kerja (109,9), dan Pembelian Barang Tahan Lama (111,8) semuanya membaik, menandakan persepsi penghasilan dan peluang kerja lebih positif.
IEK menguat didorong ekspektasi belanja besar dan stabilitas harga ke depan, dengan responden di kota besar seperti Jakarta dan Surabaya paling optimis.
Faktor Pendorong Kenaikan
Beberapa elemen kunci mendorong optimisme ini:
Stabilitas harga pangan pasca-panen raya akhir 2025 dan kebijakan subsidi BBM yang berkelanjutan.
Pemulihan lapangan kerja di sektor ritel dan manufaktur, terutama di Jawa dan Sumatra, di mana survei BI mencakup 7.800 responden dari 22 kota.
Sentimen positif dari kebijakan fiskal pemerintah baru (era Trump global memengaruhi ekspor RI) dan proyeksi inflasi rendah 2,5±1% untuk Q1 2026.
Secara keseluruhan, survei BI (9-20 Januari 2026) menunjukkan konsumen lebih percaya diri belanja barang tahan lama seperti gadget dan kendaraan.

