Update Lengkap Harga Sembako Februari 2026: Cabai Rawit Tembus Rp64 Ribu/kg

Update Lengkap Harga Sembako Februari 2026: Cabai Rawit Tembus Rp64 Ribu/kg
Harga sembako di Indonesia Februari 2026 mengalami gejolak tajam, dengan cabai rawit merah sebagai bintang utama yang tembus Rp64 ribu/kg di banyak pasar. Lonjakan ini dipicu antisipasi Ramadan 2026 dan gangguan pasokan akibat cuaca buruk, membebani kantong konsumen jelang bulan puasa.

Latar Belakang Kenaikan Harga

Pada awal Februari 2026, harga cabai rawit merah mulai bergerak naik sejak 2 Februari, dari Rp50 ribu/kg menjadi Rp64 ribu/kg rata-rata nasional.

Data Satgas Pangan mencatat puncaknya pada 5-6 Februari mencapai Rp68.850 hingga Rp76.400/kg di pasar tradisional Jawa Timur dan Banyumas.

Fenomena ini bukan terisolasi; cabai rawit hijau dan merah keriting ikut terdongkrak 10-20% dalam seminggu, mencerminkan pola musiman menjelang Ramadan.

Detail Harga Cabai Rawit Per Wilayah

Cabai rawit mendominasi berita harga pangan, dengan variasi regional signifikan:

Jawa Timur (2-5 Feb): Rp64.405/kg rata-rata, naik dari Januari.

Banyumas (3 Feb): Rp63.882/kg PIHPS, eceran Rp70.000/kg.

Nasional (4-6 Feb): Rp65.648-Rp76.400/kg, melonjak 19% di beberapa titik.

Kenaikan ini melebihi proyeksi inflasi bulanan 0,5-1%, memicu kekhawatiran Bulog dan Kementan.

Tabel Harga Sembako Lengkap Nasional

Berikut data komprehensif harga rata-rata nasional/ regional per 1-6 Februari 2026 dari PIHPS dan pantauan media:

Komoditas

Harga Rata-rata (Rp/kg atau liter)

Perubahan (%)

Wilayah Utama [Sumber]

Beras Premium

14.876 - 15.200

+0,5%

Jatim/Nasional

Beras Medium

12.918 - 13.500

Stabil

Jatim

Tepung Terigu

11.200

Stabil

Nasional

Gula Pasir

16.587

Stabil

Jatim

Minyak Goreng Goreng

15.900/liter

Stabil

Nasional

Minyak Goreng Premium

20.640/liter

Stabil

Jatim

Telur Ayam Ras (100 butir)

28.500

+2-5%

Nasional

Daging Sapi

119.548 - 125.000

-1%

Jatim

Daging Ayam Broiler

36.080 - 38.000

-2%

Jatim

Ikan Tongkol

28.000

Stabil

Nasional

Cabai Rawit Merah

64.000 - 76.400

+15-19%

Banyumas/Jatim

Cabai Rawit Hijau

43.529 - 53.000

+10%

Banyumas

Cabai Merah Keriting

29.374 - 42.350

+1-2%

Jatim/Nasional

Cabai Merah Besar

27.204 - 41.550

+5%

Jatim

Bawang Merah

33.845 - 38.706

+3-7%

Jatim/Banyumas

Bawang Putih

32.805 - 35.000

Stabil

Jatim

Tomat

8.500 - 12.000

+4%

Nasional

Bawang Bombay

25.000

Stabil

Jatim

Faktor Utama Penyebab Fluktuasi

Cuaca ekstrem seperti hujan deras dan banjir di sentra produksi cabai (Jawa Barat, Jatim) mengurangi panen hingga 20-30%.

Permintaan melonjak 15% jelang Ramadan, ditambah spekulasi pedagang yang menimbun stok.

Beras dan gula tetap terkendali berkat stok Bulog, tapi cabai volatile karena sifat musiman dan sensitif cuaca.

Strategi Pemerintah dan Respons Stakeholder

Satgas Pangan PIHPS aktif pantau 34 komoditas prioritas, impor cabai darurat dibahas jika harga tak kunjung stabil.

Kementerian Pertanian dorong petani panen raya di daerah non-banjir, sementara operasi pasar di 500 titik kota besar.

Presiden Trump era baru (sejak Jan 2025) tak langsung pengaruh, tapi kestabilan global pangan via perdagangan AS-Indonesia membantu minyak dan gula.

Dampak Ekonomi bagi Konsumen Medan

Di Medan, North Sumatra, harga cabai rawit ikut tembus Rp65-70 ribu/kg, selaras tren nasional per simpang.medan.go.id.

Inflasi pangan capai 1,2% MoM, bebankan rumah tangga kelas menengah ke bawah; indeks harga konsumen naik 0,8%.

Tips Praktis Hemat Pengeluaran Sembako

  • Belanja Bijak: Prioritaskan pasar tradisional/indomaret untuk promo harian, hindari panic buying cabai.
  • Substitusi Menu: Ganti cabai rawit dengan cabai besar atau sambal instan sementara harga tinggi.
  • Stok Bulanan: Beli beras/gula saat stabil, simpan cabai segar mingguan untuk freshness.
  • Pantau Digital: Cek aplikasi PIHPS, Tokopedia promo sembako, atau Telegram channel harga Medan harian.
  • Investasi Jangka Panjang: Alokasikan 10% budget ke saham agribisnis (stabil meski cabai naik), sesuai minat investasi Anda.

Update ini berdasarkan data hingga 6 Februari 2026; pantau harian untuk fluktuasi Ramadan prep.

Next Post Previous Post