55 Ribu Kendaraan Lewati Tol Prosiwangi selama Libur Lebaran
Selama lima hari pertama operasional jalur fungsional Tol Prosiwangi (Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi) pada libur Lebaran 2026, sebanyak 55.572 kendaraan telah melintas melalui tiga gerbang tol utama: GT Kraksaan, GT Paiton, dan GT Situbondo Barat. Angka ini mencerminkan antusiasme pemudik yang memanfaatkan jalur baru sepanjang 50 km ini untuk menghindari kemacetan di jalur arteri biasa.
Latar Belakang Pembukaan
Tol Prosiwangi dibuka secara fungsional mulai 14 Maret 2026 hingga 29 Maret 2026, khusus untuk mendukung arus mudik Lebaran 1447 H/2026 M. Inisiatif ini digagas Kementerian PUPR dan PT Jasa Marga untuk meringankan beban lalu lintas di Jawa Timur, terutama segmen Gending-Situbondo.
Layanan gratis diberikan hanya untuk kendaraan golongan I (mobil pribadi), sementara operasional harian dibatasi pukul 06.00-16.00 WIB demi keselamatan.
Pembukaan ini melanjutkan keberhasilan serupa pada libur Natal dan Tahun Baru sebelumnya, di mana jalur ini sudah terbukti efektif mengurai kepadatan.
Rincian Volume Lalu Lintas Harian
Hari 1 (14 Maret, H-7): 8.500 kendaraan, menandai adaptasi awal pemudik.
Hari 2 (15 Maret, H-6): 10.200 kendaraan, tren naik stabil.
Hari 3 (16 Maret, H-5): 11.000 kendaraan, didukung koordinasi Polres Probolinggo.
Hari 4 (17 Maret, H-4): 12.200 kendaraan.
Hari 5 (18 Maret, H-3): Puncak sementara dengan 12.670 kendaraan, naik signifikan karena gelombang mudik utama.
Total tersebut setara dengan puluhan ribu pemudik yang terbantu, dengan dominasi kendaraan dari arah Surabaya menuju Banyuwangi.
Dampak dan Pengamanan
Jalur ini berhasil mendistribusikan lalu lintas, mengurangi beban Tol Surabaya-Gempol dan jalur pantura Jawa Timur hingga 20-30% pada puncak hari. Polres setempat mengerahkan personel untuk pengaturan lalu lintas, posko kesehatan, dan patroli, termasuk langkah antisipasi hujan deras.
Fasilitas pendukung seperti rest area sementara dan petunjuk arah juga disediakan untuk kenyamanan.
Secara keseluruhan, pembukaan ini menjadi solusi strategis bagi mudik massal tahun ini.

