Anak Usaha Telkom Nuon Digital Fokuskan Strategi 2026 pada Penguatan IP Lokal
PT Nuon Digital Indonesia, anak usaha Telkom, menetapkan penguatan IP (kekayaan intelektual) lokal sebagai strategi utama pada 2026 untuk mengurangi kebocoran nilai ekonomi digital ke platform asing.
Fokus ini bertujuan membangun ekosistem digital mandiri dengan memproduksi konten sendiri, seperti adaptasi komik lokal Bandits of Batavia dan Jitu menjadi film.
Latar Belakang Strategi
CEO Nuon Aris Sudewo menyatakan bahwa saat ini monetisasi konten digital nasional masih dikuasai platform global, sehingga membatasi nilai tambah domestik.
Ekonomi kreatif menyumbang 7-7,6% PDB Indonesia (sekitar Rp1.280 triliun), memberikan potensi besar bagi IP lokal sebagai penggerak pertumbuhan.
Nuon memanfaatkan basis 158 juta pengguna seluler Telkom untuk menciptakan "ecosystem flywheel" dari produksi hingga monetisasi.
Inisiatif Utama
Film: Adaptasi komik lokal beraward menjadi produksi sendiri.
Musik: Langit Musik tambah fitur à la carte untuk beli lagu satuan tanpa langganan.
Gaming: Uji coba HELD cloud gaming via web (Android dulu, iOS menyusul), plus UPOINT.ID untuk top-up.
Pembayaran: Direct Carrier Billing via pulsa untuk unbanked/underbanked, tingkatkan konversi kreator.
Lainnya: Tiketapasaja.com untuk tiket acara live.
Dampak Ekonomi
Strategi ini bidik pasar media online USD 10-12 miliar pada 2026-2027, dengan 190 juta konsumen digital dan 175 juta gamer aktif.
Nuon posisikan diri sebagai orkestrator ekosistem digital lifestyle (games, musik, lifestyle), dorong daya saing global industri kreatif Indonesia.

