Anggaran Rp15,3 Triliun, Pemerintah Pastikan KIP Kuliah Tak Dipangkas
Pemerintah Indonesia memastikan anggaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tahun 2026 tetap aman sebesar Rp15,3 triliun, bahkan mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Program ini tidak dipangkas meski ada dinamika anggaran nasional.
Detail Anggaran
Anggaran KIP Kuliah 2026 mencapai Rp15,323 triliun berdasarkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), naik dari Rp14,9 triliun pada 2025. Target penerima adalah 1.047.221 mahasiswa, termasuk mahasiswa baru dan lanjutan.
Tren Historis
2020: Rp6,5 triliun (552.706 penerima).
2025: Rp14,9-14,95 triliun (1.044.921 penerima).
2026: Rp15,3 triliun (1.047.221 penerima), kenaikan signifikan untuk akses pendidikan tinggi.
Komitmen Pemerintah
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menegaskan tidak ada pemotongan, dengan skema baru berbasis data sosial-ekonomi untuk tepat sasaran. Menteri Brian Yuliarto dan pejabat lain menekankan program ini sebagai jembatan akses kuliah bagi masyarakat kurang mampu.

