Apple M5 Pro dan M5 Max Resmi Diluncurkan: Inovasi Fusion Architecture dan Super Cores
Apple baru saja mengumumkan chipset M5 Pro dan M5 Max yang akan men powering MacBook Pro terbaru, membawa lompatan performa signifikan untuk para profesional. Chipset ini diperkenalkan pada 2-4 Maret 2026, menargetkan kebutuhan tugas berat seperti editing video, rendering 3D, dan AI lokal.
Arsitektur Fusion Baru
M5 Pro dan M5 Max menggunakan Fusion Architecture inovatif, yang memadukan dua die berbasis proses 3nm generasi ketiga menjadi satu SoC tunggal. Teknologi ini memastikan bandwidth tinggi dan latensi rendah, mirip pendekatan pada chip Ultra sebelumnya tapi diterapkan di level Pro/Max untuk efisiensi optimal.
Hasilnya, performa CPU meningkat hingga 40% dibanding generasi M4, dengan konfigurasi 18-core yang sama untuk keduanya: 6 super cores (tercepat di industri untuk single-thread) dan 12 performance cores baru yang efisien untuk multi-thread.
Peningkatan GPU dan Neural Engine
GPU pada M5 Max mendukung hingga 40-core dengan peningkatan ray tracing 35%, ideal untuk grafis profesional seperti efek visual 3D. Neural Engine 16-core empat kali lebih cepat berkat bandwidth memori lebih tinggi, memungkinkan pemrosesan model AI secara lokal dengan lancar. Media Engine yang direvamp juga tingkatkan encoding/decoding video, sementara dukungan Thunderbolt 5 hadir untuk transfer data super cepat.
Memori dan Target Pengguna
M5 Pro support hingga 64GB unified memory, sedangkan M5 Max hingga 128GB, cocok untuk kreator, engineer, dan peneliti AI yang butuh ruang besar.
Chipset ini debut di MacBook Pro 14" dan 16" mulai pre-order 4 Maret 2026, menjanjikan efisiensi energi tinggi tanpa mengorbankan daya komputasi kelas workstation. Bagi pengguna di Indonesia yang mengikuti gadget tech, ini jadi pilihan utama untuk produktivitas mobile tingkat pro.

