AS Siaga Penuh Hadapi Serangan Iran, Ahli Kasih Peringatan Bahaya
AS sedang dalam kesiapsiagaan penuh menghadapi potensi serangan siber dari Iran setelah serangan AS-Israel terhadap Iran. Ahli keamanan siber memperingatkan bahwa ancaman ini lebih berbahaya, menargetkan bisnis dan infrastruktur kritis AS.
Latar Belakang Konflik
Serangan AS dan Israel ke Iran terjadi akhir pekan lalu, memicu balasan Iran terhadap pangkalan AS, kedutaan, serta wilayah seperti Tel Aviv, Doha, dan Dubai. Iran disebut sedang menunggu momen tepat untuk melancarkan serangan siber skala besar.
Peringatan Ahli
Pavel Gurvich, CEO startup Tenzai, menyatakan bahwa waktu saat ini adalah "kesempatan terakhir" bagi Iran, dengan bahaya yang jauh lebih besar dari sebelumnya. Serangan diprediksi menyasar sektor vital, memanfaatkan kelemahan seperti pemotongan anggaran di CISA.
Respons AS
Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem menegaskan DHS bekerja sama dengan intelijen untuk memantau dan menggagalkan ancaman. Namun, CISA menghadapi tantangan internal, termasuk kehilangan sepertiga karyawan sejak era Trump.

