Bank Neo Commerce Cetak Laba Bersih Rp565 Miliar di 2025
PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB/BNC), salah satu pelopor bank digital di Indonesia, berhasil membukukan kinerja keuangan yang solid pada tahun 2025 dengan mencetak laba bersih sekitar Rp565 miliar untuk keseluruhan tahun tersebut.
Pemulihan Kinerja Setelah Tahun‑Tahun Sebelumnya
Pencapaian laba 2025 menandai perbaikan signifikan dibanding periode sebelumnya, di mana bank ini sempat mencatat rugi bersih pada tahun sebelumnya. Di semester I‑2025 saja, BNC sudah membukukan laba bersih sekitar Rp276,05 miliar, berbalik dari rugi bersih Rp6,16 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Dorongan Kuartal III yang Melejit
Pertumbuhan laba tersebut semakin kuat pada kuartal III‑2025, ketika BNC mencatat laba bersih sekitar Rp187,95 miliar untuk satu kuartal saja. Jika digabung dengan kinerja semester I, total laba bersih yang terkumpul hingga September 2025 mencapai sekitar Rp464 miliar, melonjak lebih dari 100 kali lipat dibanding total laba periode yang sama tahun sebelumnya.
Peran Digitalisasi dan Efisiensi Operasional
Direksi Bank Neo Commerce menekankan bahwa kenaikan laba ini tidak terlepas dari percepatan digitalisasi dan peningkatan efisiensi operasional. Struktur biaya diperbaiki sehingga rasio beban operasional terhadap pendapatan (BOPO) turun, sementara produktivitas layanan digital meningkat.
Bank juga memanfaatkan teknologi untuk memperluas layanan perbankan digital, memperkuat portofolio pembiayaan, dan meningkatkan stabilitas likuiditas sehingga kemampuan menghasilkan profitabilitas jangka menengah menjadi lebih terukur.
Implikasi bagi Investor dan Ritel
Dengan torehan laba bersih tahunan sekitar Rp565 miliar di 2025, Bank Neo Commerce menunjukkan arah pemulihan yang positif bagi investor dan nasabah ritel yang memanfaatkan layanan digital bank ini. Peningkatan ROA dan perbaikan indikator keuangan lainnya menjadi sinyal bahwa strategi transformasi bisnis berbasis digital mulai memberi hasil nyata.

