BNI (BBNI) Tebar THR Dividen Rp13,03 Triliun ke Investor, Dibayarkan 7 April 2026

BNI (BBNI) Tebar THR Dividen Rp13,03 Triliun ke Investor, Dibayarkan 7 April 2026
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) memang telah menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp13,03 triliun untuk tahun buku 2025, yang dijadwalkan dibayarkan pada 7 April 2026.

Keputusan ini disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 9 Maret 2026, menunjukkan komitmen bank untuk berbagi hasil usaha yang solid kepada para pemegang saham sambil mempertahankan cadangan untuk pertumbuhan.

Latar Belakang dan Detail Keuangan

BNI mencatatkan laba bersih konsolidasian yang mengesankan sepanjang 2025, mencapai kisaran Rp20,04 triliun hingga Rp20,40 triliun, di mana dividen ini mewakili payout ratio sekitar 65%. Nilai dividen per saham ditetapkan pada Rp349,41, yang tergolong kompetitif di sektor perbankan BUMN mengingat stabilitas kinerja BNI di tengah fluktuasi ekonomi domestik.

Sisa laba bersih sekitar Rp7,01 triliun dialokasikan sebagai saldo laba ditahan, yang akan digunakan untuk ekspansi kredit, penguatan modal Tier 1, dan inisiatif digital banking guna mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Pembagian dividen ini juga disertai program buyback saham, yang menandakan kepercayaan manajemen terhadap undervaluation saham BBNI di pasar. Analis pasar menyambut positif langkah ini sebagai sinyal stabilitas keuangan BNI, terutama setelah bank berhasil menjaga rasio NPL rendah dan pertumbuhan kredit di atas 15% sepanjang 2025.

Jadwal Lengkap dan Mekanisme

Berikut jadwal kunci terkait dividen BBNI yang wajib dicatat investor:

Cum Dividen (Pasar Reguler & Negosiasi): 17 Maret 2026 – Hari ini adalah tanggal terakhir untuk membeli saham agar berhak menerima dividen.

Ex Dividen: 25 Maret 2026 – Saham mulai diperdagangkan tanpa hak dividen.

Recording Date: Sesuai pengumuman resmi BEI, biasanya sehari setelah ex dividen.

Pembayaran: 7 April 2026 – Dividen akan dikreditkan langsung ke rekening efek pemegang saham terdaftar.

Investor ritel dan institusional yang memegang saham hingga cum date hari ini masih bisa memenuhi syarat, dengan pembayaran dilakukan melalui KSEI dan kustodian seperti BNI Sekuritas.

Implikasi bagi Investor

Dividen yield BBNI diperkirakan mencapai 9-10% berdasarkan harga saham terkini di kisaran Rp3.500-Rp3.800, menjadikannya salah satu emiten blue chip favorit untuk pendapatan pasif di pasar saham Indonesia. 

Next Post Previous Post