Cara Daftar Bansos Lansia 2026, Syarat Terbaru & Jadwal Pencairan Resmi
Program Bansos Lansia 2026 dari Kementerian Sosial (Kemensos) menyasar warga lanjut usia tidak mampu dengan bantuan tunai hingga Rp2,4 juta per tahun melalui PKH atau Rp600 ribu per bulan. Program ini terintegrasi dengan DTKS nasional untuk memastikan penyaluran tepat sasaran.
Syarat Terbaru Penerima
Penerima harus WNI dengan e-KTP dan KK valid, berusia minimal 60 tahun (prioritas 70+ untuk PKH). Keluarga miskin/rentan miskin terdaftar di DTKS/DTSEN, tanpa penghasilan tetap, pensiun ASN/TNI/Polri, atau bansos serupa. Tidak memiliki keluarga yang menanggung kebutuhan hidupnya.
Dokumen Wajib
Fotokopi e-KTP dan KK lansia.
Foto rumah tampak depan (dengan geotagging GPS).
Surat keterangan tidak mampu dari kelurahan (opsional untuk verifikasi).
Cara Daftar Online
Unduh aplikasi "Cek Bansos" resmi Kemensos di Play Store.
Buat akun dengan NIK KTP dan KK.
Pilih "Daftar Usulan" > "Tambah Usulan", isi data lansia (bisa untuk orang tua/tetangga).
Upload foto KTP, rumah, aktifkan GPS untuk verifikasi lokasi.
Cara Daftar Offline
Datang ke kantor desa/kelurahan dengan dokumen lengkap. Ajukan usulan melalui Musdesus (musyawarah desa usul sanggah), tunggu verifikasi lapangan Dinsos (proses 3-6 bulan).
Jadwal Pencairan Resmi
PKH Lansia dicairkan 4 tahap: Tahap 1 (Januari-Maret), Tahap 2 (April-Juni), Tahap 3 (Juli-September), Tahap 4 (Oktober-Desember). Untuk KLJ Jakarta, mulai Februari-Maret 2026 via rekening bank atau kantor pos (Rp300 ribu/bulan). Bantuan Permakanan disalurkan harian setelah kontrak Pokmas.
Cara Cek Status Penerima
Gunakan aplikasi Cek Bansos: Masuk akun, pilih "Cek Status" dengan NIK. Atau kunjungi situs resmi Kemensos/Dinsos setempat. Pendaftaran dibuka sepanjang tahun via usul sanggah, pencairan mulai Februari 2026.

