Daftar Bansos PKH dan BPNT 2026: Jadwal Penyaluran, Syarat, hingga Cara Cek Penerimaan Secara Online Resmi

 

Daftar Bansos PKH dan BPNT 2026: Jadwal Penyaluran, Syarat, hingga Cara Cek Penerimaan Secara Online Resmi

Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan bansos utama pemerintah Indonesia untuk keluarga miskin dan rentan pada 2026. Penyalurannya berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), dengan penerima prioritas dari kelompok ekonomi lemah.

Syarat Penerima PKH dan BPNT

PKH ditujukan untuk keluarga miskin dengan anggota rentan seperti ibu hamil, balita, atau siswa putus sekolah, sementara BPNT fokus pada bantuan pangan untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terdaftar. 

Syarat umum meliputi NIK KTP masuk DTSEN, berstatus miskin ekstrem atau rentan, serta tidak menerima bantuan lain secara bersamaan. Pendaftaran mandiri tidak diperlukan; verifikasi dilakukan Kemensos melalui data DTKS.

Jadwal Penyaluran 2026

Penyaluran dilakukan bertahap per triwulan, mencakup 3 bulan sekaligus per tahap tanpa tanggal tetap.

Tahap

Periode Bulan

Estimasi Cair

Nominal BPNT (per KPM)

1

Januari-Maret

Februari-Maret

Rp600.000 (Rp200.000/bulan)

2

April-Juni

April-Mei

Rp600.000

3

Juli-September

Juli-Agustus

Rp600.000

4

Oktober-Desember

Oktober-Desember

Rp600.000


Pada Maret 2026, tahap 1 sedang berlangsung; cek rutin diperlukan karena jadwal bergantung kesiapan bank penyalur.

Cara Cek Penerimaan Online

Daftar Bansos PKH dan BPNT 2026: Jadwal Penyaluran, Syarat, hingga Cara Cek Penerimaan Secara Online Resmi

Akses situs resmi https://cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos di Play Store/App Store. Masukkan provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, nama lengkap sesuai KTP, serta captcha, lalu klik "Cari Data". Hasil tampilkan status (PKH/BPNT), periode, dan bank penyalur; jika terdaftar 2025, kemungkinan besar lolos 2026.

Pendaftaran dan Tips Penting

Pendaftaran online/offline via aplikasi Cek Bansos atau kantor sosial dinas setempat, dengan unggah data NIK dan bukti kemiskinan. Waspadai penipuan; pemerintah tidak memungut biaya. Pantau update Kemensos untuk penyesuaian DTSEN.

Next Post Previous Post