Harga Emas Dunia Tembus $4.497/Ounce, Minggu 22 Maret 2026

Harga Emas Dunia Tembus $4.497/Ounce, Minggu 22 Maret 2026

Harga emas dunia mencapai level $4.497 per ounce pada Minggu, 22 Maret 2026 pukul 05:54 WIB, menandakan tren stabil di tengah fluktuasi pasar global. Lonjakan ini sejalan dengan pola kenaikan harga emas sepanjang awal 2026, didorong faktor geopolitik dan pelemahan dolar AS.

Tren Harga Terkini

Harga Emas Dunia Tembus $4.497/Ounce, Minggu 22 Maret 2026
(Foto Harga Emas Dunia dari TradingView)
Harga emas spot dunia berada di kisaran $4.494,11 per ounce, dengan nilai setara Rp76.261.317 per ounce berdasarkan kurs terkini Rp16.969,17 per dolar AS. 

Secara relatif, level ini lebih rendah dibandingkan puncak sebelumnya seperti $5.177,26 per ounce pada awal Maret akibat konflik Timur Tengah, namun tetap menunjukkan pemulihan dari koreksi sementara.

Pada Januari 2026, emas sempat menembus rekor $4.866,06 per ounce terkait isu geopolitik Greenland, sementara prediksi akhir 2026 dari analis seperti Goldman Sachs menargetkan hingga $4.900 per ounce.

Faktor Pendorong Kenaikan

Permintaan aset safe haven meningkat akibat ketegangan global, termasuk konflik Timur Tengah yang mendorong harga hingga $5.152,50 per ounce pada 4 Maret. 

Pelemahan indeks dolar AS membuat emas lebih terjangkau bagi investor non-dolar, sementara penurunan harga minyak meredakan inflasi dan mendukung reli emas.

Laporan pekerjaan AS yang lemah juga berkontribusi, dengan harga spot naik 1,6% menjadi $5.162,42 per ounce pada 6 Maret.

Dampak di Pasar Indonesia

Di Indonesia, harga emas lokal seperti Antam dan UBS mengikuti tren dunia, meski mengalami fluktuasi harian seperti penurunan pada 4 Maret untuk varian 0,5 gram di Rp1.650.000. 

Investor disarankan memantau update real-time untuk keputusan jual-beli, mengingat volatilitas dipengaruhi kebijakan moneter global.

Next Post Previous Post