IHSG Kamis Pagi Melemah ke 7.362, Bursa Asia Turun, Harga Minyak Kembali Naik
| (Foto IHSG dari Google Finansial) |
Faktor Penyebab
Pelemahan IHSG dipicu oleh eskalasi konflik di Timur Tengah, khususnya serangan terhadap fasilitas energi Iran yang memicu lonjakan harga minyak di atas US$100 per barel. Investor beralih ke mode risk-off, mengurangi eksposur di aset berisiko seperti saham. Bursa Asia seperti Nikkei, Shanghai, dan Hang Seng juga anjlok hingga 7%, memperkuat tekanan regional.
Performa Terkini
IHSG dibuka di kisaran 7.362, menandakan koreksi lanjutan dari level sebelumnya sekitar 7.585 akhir pekan lalu. Indeks LQ45 ikut tertekan, dengan proyeksi support di 7.335-7.475 dan resistance 7.700. Harga minyak WTI dan Brent melonjak 18-20%, menambah volatilitas pasar.
Outlook Hari Ini
Analis merekomendasikan sikap wait-and-see sambil pantau sentimen global seperti harga minyak dan konflik Iran-AS-Israel. Volatilitas diprediksi tinggi, dengan potensi konsolidasi lebih dalam jika tekanan berlanjut.

