Indonesia Dorong Industrialisasi untuk Kurangi Impor

Indonesia Dorong Industrialisasi untuk Kurangi Impor

Indonesia sedang mendorong industrialisasi melalui hilirisasi untuk mengurangi ketergantungan impor, terutama di sektor strategis seperti kendaraan listrik dan agroindustri. Presiden Prabowo Subianto menekankan pembangunan pabrik mobil serta motor listrik berbasis energi surya guna menghindari Indonesia sebagai pasar produk asing.

Inisiatif Prabowo

Prabowo menyatakan kekhawatiran atas impor kopi dan cokelat meski Indonesia sebagai produsen utama, sehingga hilirisasi nasional menjadi prioritas untuk ciptakan lapangan kerja berkualitas. Ia juga soroti pemanfaatan SDA seperti timah dan bauksit untuk industri otomotif domestik.

Target Sektor Industri

Kemenperin targetkan penurunan rasio impor bahan baku di lima sektor utama pada 2025-2029, seperti logam (dari 11,81% ke 10,49%), kimia-farmasi-tekstil (16,94% ke 13,77%), dan lainnya. Upaya ini lanjutkan Renstra sebelumnya yang gagal capai target akibat rasio impor melebihi 40%.

Tantangan Lain

DPR minta batalkan impor 150 ribu pikap dari India demi dukung Kopdes Merah Putih, serta dorong integrasi rantai pasok atasi deindustrialisasi. Hilirisasi juga hemat devisa signifikan, seperti proyek soda ash Pupuk Indonesia yang tekan impor hingga Rp1 triliun/tahun.

 

Next Post Previous Post