Investor Leyand International (LAPD) Naik Jelang Transformasi Bisnis
PT Leyand International Tbk (LAPD), emiten di sektor barang ritel primer, mengalami kenaikan harga saham menjelang transformasi bisnisnya yang signifikan. Saham LAPD sempat naik 7,69% menjadi Rp28 per saham pada Juli 2025, didorong minat investor yang meningkat.
Latar Belakang Transformasi
Perusahaan ini awalnya bergerak di kemasan plastik dan pembangkit listrik melalui anak usaha seperti PT Asta Keramasan Energi, tapi beralih fokus ke investasi, logistik, dan distribusi setelah kontrak listrik berakhir pada 2020. Pada semester I/2025, pendapatan LAPD naik 48,6% menjadi Rp138,5 miliar, didukung rencana pembangunan gudang baru untuk ekspansi.
Akuisisi dan Perubahan Pengendali
PT JSI Sinergi Mas mengakuisisi 12,95% saham LAPD pada 2025, menyebabkan jumlah investor di bawah 5% melonjak menjadi 2,41 miliar saham per September 2025. Akuisisi ini bagian dari strategi JSI di sektor pertambangan, energi, dan pasir silika, dengan RUPSLB Januari 2026 mengubah susunan direksi termasuk Jamal Abdul Nasir Bamadhaj sebagai Direktur Utama.
Prospek dan Kinerja
Laba per saham (EPS) tercatat 0,22 pada laporan Oktober 2025 dengan pendapatan Rp72,88 miliar, meski PE ratio tinggi di 117 kali. Transformasi ini berpotensi tingkatkan sinergi, tapi investor disarankan pantau ekuitas Rp24,7 miliar dan liabilitas Rp188,8 miliar per Juni 2025.

